Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ujian Masuk Universitas di China Dikenal Seram dengan Aturan Super Ketat

Redaksi Radar Nganjuk • Jumat, 18 April 2025 | 19:12 WIB
Ujian Masuk Universitas di China Dikenal Seram dengan Aturan Super Ketat
Ujian Masuk Universitas di China Dikenal Seram dengan Aturan Super Ketat

JP Radar Nganjuk – Kurang dari beberapa hari lagi, Indonesia akan mengadakan SNBT atau yang juga dikenal dengan UTBK. Hitungan hari yang semakin mendekati ujian masuk perguruan tinggi membuat banyak peserta yang merasa gugup dan tertekan.

Karena, seluruh usaha, waktu belajar dan waktu istirahat yang mereka pertaruhkan demi mempersiapkan diri akan menentukan hasil dalam ujian masuk perguruan tinggi yang kurang dari seminggu lagi akan digelar.

Ujian masuk perguruan tinggi menjadi salah satu ujian yang dinilai sangat berat oleh seluruh peserta dari berbagai belahan dunia. Tingkat kesulitan ujian juga berbeda-beda tiap negaranya.

Namun, ujian masuk perguruan tinggi di China atau yang disebut juga dengan ‘Gaokao’, kerap kali disebut dengan ujian paling ekstrem dan paling ditakuti oleh seluruh pelajar di negeri Tirai Bambu itu.

Dalam ujian ini, terdapat empat mata pelajaran yang diujikan. Yaitu Bahasa Inggris, Bahasa China, Matematika, Mipa atau Soshum.

Hanya hasil dari ujian tersebutlah yang menjadi satu-satunya syarat peserta bisa diterima di Universitas.

Sebelum sampai di tangan para peserta, soal ujian yang dikirimkan ke sekolah-sekola tempat diadakannya ujian akan dilacak keberadaanya menggunakan GPS, agar memastikan tidak ada satupun soal yang bocor.

Berbeda dengan di Indonesia yang dapat melakukan ujian masuk perguruan tinggi di tahun berikutnya, ujian di China ini hanya memberikan satu kesempatan bagi para pesertanya untuk mengikuti ujian.

Tidak menerima adanya kecurangan selama ujian berlangsung, para penyelenggara ujian telah memasang detektor logam agar dapat mendeteksi jika ada siswa yang dengan sengaja membawa handphone.

Kamera pengawas juga turut disebar untuk memantau pergerakan dari para peserta yang tampak mencurigakan. Drone dan juga pemindai radio juga turut digunakan untuk mengawasi peserta ujian yang hadir.

Karena terkenal sulit, tak heran jika banyak anak-anak yang bahkan masih berada di bangku Taman Kanak-Kanak telah dipersiapkan untuk terus belajar dan belajar mengingat bagaimana sulitnya ujian tersebut.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#china #ujian #masuk #radar nganjuk #ketat #seram #KOTA ANGIN #universitas