Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Viral! 11 Debt Collector Keroyok Mobil di Depan Polsek Bukitraya, Netizen: Rakyat Berlindung Dimana?

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 22 April 2025 | 22:30 WIB
Viral! 11 Debt Collector Keroyok Mobil di Depan Polsek Bukitraya, Netizen Rakyat Berlindung Dimana?
Viral! 11 Debt Collector Keroyok Mobil di Depan Polsek Bukitraya, Netizen Rakyat Berlindung Dimana?

JP Radar Nganjuk – Video yang menunjukkan sejumlah debt collector mengerubungi dan melakukan aksi pengeroyokan terhadap sebuah mobil di depan Polsek Bukitraya, Kota Pekan Baru, Riau beredar luas di media sosial.

Bahkan dalam informasi yang beredar, seorang perempuan juga turut menjadi korban pengeroyokan yang terjadi pada Sabtu (19/4) lalu sekitar pukul 00.30 WIB.

Dalam video yang tersebar di media sosial, sejumlah debt collector terlihat dengan jelas melakukan penyerangan terhadap sebuah mobil yang dikendarai oleh suami dari perempuan yang menjadi korban pengeroyokan tersebut.

Sejumlah pelaku itu menendang dan juga menghantamkan helm ke kaca mobil tersebut. Kaca mobil bagian depan akhirnya pecah setelah dipukul dengan helm oleh salah seorang pelaku.

Pada saat anggota Polresta dan Polda Riau tiba dilokasi, para pelaku telah melarikan diri. Tidak membutuhkan waktu lama, kurang dari 24 jam petugas berhasil mengamankan 4 pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan itu.

4 pelaku yang diamankan oleh polisi merupakan ketua dan juga anggota dari kelompok debt collector yang bernama Fighter. Mereka adalah AI (46), Ketua debt collector, MHA (18), RI (46), dan RS (34) yang merupakan anggota kelompok tersebut.

Sedangkan ketujuh pelaku lainnya masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian. Hal tersbeut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan.

“Tujuh pelaku masih kami cari. Sudah kami identifikasi nama-namanya,” ujar Asep pada Senin (21/4) kemarin dalam konferensi pers di Mapolda Riau.

Warganet yang turut menyaksikan video tersebut memberikan respon yang beragam sebab tidak ada satupun anggota polisi yang terlihat turun tangan untuk mengamankan situasi.

Komentar yang dituliskan warganet sebagian besar mempertanyakan apa yang harus mereka lakukan jika kejadian seperti dalam video terjadi kepada mereka disaat tempat polisi berada sudah tidak menjadi tempat yang aman untuk mereka berlindung.

Beredar juga penjelasan terkait mengapa pada saat kejadian teradi, tidak ada polisi yang turun tangan saat kejadian berlangsung.

Di saat kejadian itu terjadi, petugas yang sedang piket telah berusaha untuk membantu meredakan situasi menegangkan itu. Namun, petugas kalah jumlah. Pada saat piket, petugas yang berjaga saat itu sudah tidak muda lagi dan sering sakit.

Warganet menuntut untuk me-non-aktifkan petugas yang sekirannya dinilai sudah tidak produktif lagi dan mengganti dengan petugas yang masih aktif.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#polsek bukitraya #keroyok #debt collector #mobil #radar nganjuk #riau #KOTA ANGIN