JP Radar Nganjuk – Seorang pendaki berusia 50 tahun asal Temanggu, Jawa Tengah dikabarkan menghilang saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu.
Pendaki tersebut diketahu melewati jalur pendakian ilegal yang dilarang oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb). Yaitu jalur Timboa yang berada di Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, sisi timur Gunung Merbabu.
Dari informasi yang didapat, Pendaki tersebut mulai naik pada Jumat (18/4) malam harinya seorang diri. Pada keesokan harinya (19/4), yang ditemukan dijalur pendakian tersebut hanyalah tenda kosong serta barang-barang milik pendaki tersebut yang berada di Pos 3.
Saat ini, Tim SAR dari BTNGMb bersama dengan para relawan tengah melakukan pencarian di sekitar lokasi menghilangnya pendaki tersebut.
Menghilangnya pendaki asal Jawa Tengah itu dibenarkan oleh Kasubbag Tata Usaha BTNGm, Nurpana Sulaksono. Dia juga menyebutkan bahwa pendaki yang hilang tersebut bernama Seugeng Parwoto (50), warga asal Desa Krajan, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggu, Jawa Tengah.
Pendaki tersebut memiliki ciri tubuh yang kurus, kulit sawo matang dan memiliki jenggot agak abu-abu. Pakaian terakhir yang dikenakannya yaitu baju berwarna abu-abu dan celana biru dongker.
Sampai saat ini, masih belum ada informasi lebih lanjut terkait pendaki tersebut.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira