Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

IKN Raih Dana Investasi Rp 132 Triliun dari Investor Malaysia dan China

Elna Malika • Rabu, 23 April 2025 | 19:16 WIB
IKN Raih Dana Investasi Rp 132 Triliun dari Investor Malaysia dan China
IKN Raih Dana Investasi Rp 132 Triliun dari Investor Malaysia dan China
 
JP Radar Nganjuk – Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menunjukkan kemajuan signifikan dengan masuknya investasi baru senilai Rp 132 triliun.
 
Dana tersebut berasal dari investor asing, khususnya dari Malaysia dan China, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
 
Pengumuman ini disampaikan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam sebuah konferensi pers daring pada Rabu, 23 April 2025.
 
Menurut Basuki, sejumlah perusahaan ternama terlibat dalam investasi ini, termasuk IJM Corporation dari Malaysia dan China Harbour Engineering dari China.
 
“Ada yang bergerak sendiri, ada pula yang berkonsorsium. Total investasinya mencapai Rp 132 triliun,” ujarnya.
 
 
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan turut melibatkan skema KPBU serta investasi langsung dari sektor swasta.
 
Investasi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan tahap kedua IKN, yang mencakup berbagai proyek infrastruktur strategis.
 
Salah satu rencana ke depan adalah pelelangan proyek jalan di kawasan 1A, 1B, dan 1C, yang akan dilaksanakan pada Mei 2025. Proyek ini sebelumnya belum sempat dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
 
Untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, Otorita IKN juga telah mendapatkan persetujuan tambahan anggaran sebesar Rp 8,1 triliun.
 
Sejak awal, pembangunan IKN memang dirancang untuk melibatkan investor asing guna mewujudkan visinya sebagai kota cerdas di Pulau Kalimantan. Berdasarkan data sebelumnya, minat investor terhadap IKN terus meningkat.
 
 
Pada 2024, Presiden Joko Widodo telah memimpin groundbreaking tahap keenam pembangunan IKN, yang dihadiri oleh berbagai investor dari sektor pendidikan, penelitian, dan bisnis pendukung, dengan total investasi mencapai Rp 1,75 triliun.
 
Selain Malaysia dan China, negara lain seperti Singapura dan Jepang juga tercatat sebagai penyumbang investasi terbesar untuk proyek IKN, yang diperkirakan menelan biaya hingga 32 miliar dolar AS.
 
Proyek ambisius ini ditargetkan selesai pada Agustus 2045, bertepatan dengan peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.
 
Keberhasilan IKN menarik investasi besar dari luar negeri menunjukkan optimisme global terhadap masa depan kota baru ini.
 
Diharapkan, dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan mendukung visi IKN sebagai ibu kota modern yang ramah lingkungan.
Editor : Elna Malika
#china #malaysia #radar nganjuk #ibu kota nusantara #proyek ikn #investor