Prabowo Berhalangan Hadir di Pemakaman Paus Fransiskus, Delegasi Indonesia Akan Dikirim ke Vatikan
Elna Malika• Rabu, 23 April 2025 | 19:47 WIB
Prabowo Berhalangan Hadir di Pemakaman Paus Fransiskus, Delegasi Indonesia Akan Dikirim ke Vatikan
JP Radar Nganjuk – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dipastikan tidak dapat menghadiri upacara pemakaman Paus Fransiskus yang akan digelar di Vatikan pada 26 April 2025.
Sebagai gantinya, ia akan mengirimkan seorang perwakilan untuk mewakili Indonesia dalam prosesi tersebut.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa ada sejumlah alasan dan faktor tertentu yang membuat Presiden Prabowo tidak dapat hadir secara langsung.
“Bapak Presiden sangat berkeinginan untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, namun karena beberapa kendala, beliau memutuskan untuk mengirim utusan,” ungkap Prasetyo dalam keterangannya pada Rabu, 23 April 2025.
Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin pagi, 21 April 2025, waktu Vatikan. Kepergian pemimpin umat Katolik dunia ini meninggalkan duka mendalam, termasuk bagi Presiden Prabowo.
Dalam pesan belasungkawanya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo mengenang Paus Fransiskus sebagai sosok yang penuh kasih, rendah hati, dan gigih memperjuangkan perdamaian serta persaudaraan global.
Prabowo juga mengungkapkan kesan mendalam atas kunjungan Paus Fransiskus ke Jakarta pada September 2024 lalu.
“Kunjungan beliau ke Indonesia tahun lalu benar-benar membekas, bukan hanya bagi umat Katolik, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia. Paus Fransiskus adalah teladan dalam menjunjung solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, termasuk keadilan sosial, perlindungan terhadap masyarakat miskin, dan dialog lintas agama.
Kunjungannya ke Indonesia pada 2024 menjadi salah satu momen bersejarah, mengingat sebelumnya hanya dua Paus yang pernah mengunjungi Tanah Air, yaitu Paus Paulus VI dan Paus Yohanes Paulus II.
Meski tidak dapat hadir langsung, kehadiran delegasi Indonesia di pemakaman Paus Fransiskus menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghormati hubungan baik antara Indonesia dan Vatikan, sekaligus mengenang jasa besar Paus Fransiskus bagi dunia.