Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Gunung Marapi Kembali Bergemuruh, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer

Elna Malika • Minggu, 27 April 2025 - 18:06 WIB
Gunung Marapi Kembali Bergemuruh, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer
Gunung Marapi Kembali Bergemuruh, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer

JP Radar Nganjuk - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi yang terjadi pada hari ini, Minggu (27/4/2025).

Letusan ini menghasilkan kolom abu vulkanik yang membumbung hingga ketinggian 1.000 meter di atas puncak gunung, menciptakan pemandangan dramatis yang terlihat dari beberapa wilayah di sekitar Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

Erupsi ini menambah catatan panjang aktivitas Gunung Marapi yang terus aktif sepanjang tahun ini.

Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi di Bukittinggi, erupsi terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah barat laut akibat arah angin.

“Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30,5 milimeter dan berlangsung selama kurang lebih 45 detik,” ujar petugas PGA Marapi, Ahmad Rifandi.

Meski durasinya relatif singkat, letusan ini cukup kuat untuk menarik perhatian warga di sekitar kaki gunung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa Gunung Marapi saat ini berada pada status Level II (Waspada).

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek, pusat erupsi gunung tersebut.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar lembah atau aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi diminta waspada terhadap potensi banjir lahar dingin, terutama saat musim hujan seperti sekarang.

Seorang warga Nagari Batu Taba, Kabupaten Agam, Rina (42), mengaku mendengar dentuman keras saat erupsi terjadi.

“Tadi pagi tiba-tiba terdengar suara seperti ledakan, lalu kami lihat asap tebal naik dari puncak. Kami sudah biasa, tapi tetap was-was,” katanya.

Hujan abu tipis juga dilaporkan turun di beberapa wilayah, seperti di Kecamatan Sungai Pua, meskipun tidak terlalu signifikan.

Erupsi kali ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas vulkanik Marapi yang meningkat sejak akhir 2023. Sepanjang tahun 2025, gunung ini telah beberapa kali menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian bervariasi, bahkan pernah mencapai 1.500 meter pada awal April lalu. PVMBG terus memantau aktivitas gunung dan mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar situasi tetap kondusif.

Pemerintah daerah setempat, termasuk Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, diminta untuk terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos PGA Marapi guna mendapatkan informasi terkini. Masyarakat juga dianjurkan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.

Gunung Marapi, yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut, dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Sumatera. Aktivitasnya yang tidak pernah benar-benar berhenti membuatnya menjadi perhatian khusus bagi otoritas dan warga sekitar. “Kami harap masyarakat tetap tenang, tapi selalu waspada dan mematuhi rekomendasi yang diberikan,” tutup Rifandi.

Catatan: Artikel ini dibuat berdasarkan informasi terkini dan data dari sumber terpercaya terkait aktivitas Gunung Marapi.

Editor : Elna Malika
#gunung marapi #erupsi #sumatera barat #radar nganjuk #waspada #aktivitas vulkanik gunung marapi