Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Presiden Prabowo Sambut Delegasi Federasi Industri Korea di Istana Merdeka

Elna Malika • Senin, 28 April 2025 | 19:33 WIB
Presiden Prabowo Sambut Delegasi Federasi Industri Korea di Istana Merdeka
Presiden Prabowo Sambut Delegasi Federasi Industri Korea di Istana Merdeka
 
JP Radar Nganjuk – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan pertemuan penting dengan delegasi dari Federation of Korean Industries (FKI) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin pagi ini pukul 11.00 WIB.
 
Kunjungan kehormatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan, khususnya di bidang ekonomi dan investasi.
 
Pertemuan tersebut bertujuan untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara kedua negara. Dalam keterangannya beberapa hari sebelumnya, pada 22 April 2025, Prabowo memberikan sinyal optimistis mengenai potensi kolaborasi baru.
 
"Pasti ada kerja sama lain, kita tunggu saja," ujarnya singkat saat ditemui di Istana Merdeka. Ia juga menegaskan visi besar untuk Indonesia, dengan menyatakan, "Indonesia besar, kuat, dan memiliki masa depan yang cerah."
 
 
Agenda Presiden Prabowo pada hari ini tidak hanya terbatas pada kunjungan FKI. Setelah pertemuan tersebut, ia dijadwalkan menghadiri Townhall Meeting yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta Convention Center pada pukul 15.00 WIB.
 
Acara ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong investasi yang berkelanjutan di dalam negeri.
 
Sebelumnya, Prabowo juga sempat mengundang para kepala daerah dari Koalisi Indonesia Maju untuk berkumpul di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, pada Februari lalu.
 
Langkah ini menunjukkan upaya konsisten Presiden dalam menjalin komunikasi dengan pemimpin daerah guna mendukung program pembangunan nasional.
 
 
Kunjungan FKI kali ini juga terjadi di tengah sorotan publik terkait dinamika investasi asing di Indonesia. Beberapa waktu lalu, Prabowo memberikan tanggapan singkat terkait batalnya proyek rantai pasok baterai kendaraan listrik senilai Rp130 triliun yang melibatkan LG.
 
Meski demikian, ia memilih untuk tidak berkomentar panjang mengenai keputusan tersebut, menunjukkan sikap hati-hati dalam menangani isu investasi strategis.
 
Pertemuan dengan FKI ini diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan investasi Korea Selatan di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara.
 
Publik kini menantikan hasil dari diskusi ini, yang diyakini akan membawa dampak positif bagi perekonomian nasional.
Editor : Elna Malika
#Federasi industri korea selatan #hubungan bilateral #radar nganjuk #indonesia korea #prabowo #Delegasi #lg