JP Radar Nganjuk – Setelah upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR dibantu denga para relawan lainnya selama 5 hari sejak Pendaki asal temanggung dikabarkan hilang, akhirnya membuah hasil.
Pendaki yang merupakan ASN Dinas Kesehatan Temanggung bernama Sugeng Parwoto (50) berhasil ditemukan oleh tim SAR Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb). Tetapi, tim menemukan pendaki tersebut telah dalam keadaan tidak bernyawa.
Jasad pendaki itu ditemukan pada Kamis (24/4) lalu sekitar pukul 17.15 WIB. Dari sebuah payung berwarna jingga yang berada tidak jauh dari korban menjadi petunjuk bagi tim SAR untuk mengetahui lokasi dimana tubuh pendaki itu berada.
Tubuh pendaki itu ditemukan berada di sebuah jurang curam yang berada di antara Pos 4 dan pos 5 pendakian Gunung Merbabu dengan kondisi tubuh yang terlilit kain tenda. Tim juga menemukan beberapa barang milik korban disekitar lokasi penemuan jasad pendaki itu.
Karena cuaca yang kurang mendukung serta lokasi jurang yang curam, tim SAR baru bisa mengevakuasi tubuh korban menuruni Gunung Merbabu pada Jumat (25/4) dini hari lalu.
Jasad pendaki tersebut telah dievakusi dan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab dari kematian pegawai Dinkes Temanggung itu.
Jasad korban rencananya akan dimakamkan di rumah keluarga istrinya yang berada di Dukuh Kertonatan, Desa Kertonatan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pendakian di Gunung Merbabu pada Jumat, 18 April 2025 lalu rupanya menjadi pendakian dan pertemuan terakhir keluarga dengan Sugeng sebelum akhirnya dinyatakan menghilang.
pBaca Juga: BTNGMb Kembali Tegaskan Jalur Pendakian Resmi Gunung Merbabu Usai Menghilangnya Pendaki di Jalur Ilegal
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira