Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Heboh, Anggaran Rp 100 Juta untuk Tusuk Gigi di Sumut Picu Kemarahan Publik

Redaksi Radar Nganjuk • Jumat, 2 Mei 2025 | 13:00 WIB
Heboh, Anggaran Rp 100 Juta untuk Tusuk Gigi di Sumut Picu Kemarahan Publik
Heboh, Anggaran Rp 100 Juta untuk Tusuk Gigi di Sumut Picu Kemarahan Publik

JP Radar Nganjuk – Warganet dibuat geram dengan nominal anggaran yang tidak masuk akal untuk membelanjakan barang aneh masuk dalam APBD Sumatera Utara.

Pasalnya, dalam APBD Sumut yang diumumkan pada 21 Januari yang lalu dengan menggunakan metode pengadaan secara langsung, terdapat anggaran sebesar Rp 100 juta hanya untuk membeli tusuk gigi.

Tidak hanya tusuk gigi, dalam APBD juga teranggarkan pembelian untuk 15 kue tart dengan ukuran 60 x 40 cm yang menghabiskan dana sebesar Rp 48 juta.

Dua barang yang terlihat aneh dan tidak umum masuk ke dalam APBD sontak saja langsung mendapatkan perhatian penuh warganet. Barang serta nominal yang dibelanjakan benar-benar tidak masuk diakal itu mengundang berbagai macam respon dari warganet.

Sejumlah warganet bahkan menyindir pengadaan untuk tusuk gigi dengan nominal fantastis itu terkait dengan bahan dasar pembuatannya yang menggunakan emas, tulang mahluk purba, dan lainnya.

Salah satu komentar yang dilayangkan oleh warganet mengatakan bahwa ia sempat mengetahui adanya pengadaan barang dengan harga yang lebih fantastis dari tusuk gigi, yaitu printer. Dana yang disiapkan untuk pembelian printer itu mencapai Rp 500 Juta.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution yang turut menemukan adanya sejumlah anggaran yang diadakan untuk pembelian barang dengan nominal tidak masuk di akal itu, telah melakukan pengecekan terhadap anggaran dinas-dinas yang ada di bawah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

Selama dua bulan terakhir, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap anggaran di berbagai dinas yang ada dibawah Pemprov Sumut. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi anggaran yang digunakan untuk membeli sesuatu yang tidak dinilai penting untuk dibeli.

"Dari kemarin, dua bulan ini kami terus buka anggaran yang ada, kita lihat di dinas-dinas. Ini perintah Pak Presiden untuk mengefisiensi hal-hal yang tidak perlu, bukan yang perlu diefisienkan, lalu (ternyata) masih banyak hal-hal seperti itu (anggaran tidak masuk akal) dipertahankan," ujar Boby.

Boby berjanji, akan merapikan kembali anggaran dibawah Pemprov Sumut dan menindak tegas kepada para ASN yang masih memaksa memasukkan anggaran untuk belanja barang atau lainnya yang dinilai tidak masuk akal.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#100 juta #hari #apbd #Ini #radar nganjuk #dinas #tusuk gigi #anggaran #sumut #warganet #berita #KOTA ANGIN