Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jumlah Remaja yang Terlibat Balap Liar Bertambah, Pemerintah Singkawang Percepat Rencana Pembinaan

Redaksi Radar Nganjuk • Senin, 5 Mei 2025 | 08:00 WIB
Jumlah Remaja yang Terlibat Balap Liar Bertambah, Pemerintah Singkawang Percepat Rencana Pembinaan
Jumlah Remaja yang Terlibat Balap Liar Bertambah, Pemerintah Singkawang Percepat Rencana Pembinaan

JP Radar Nganjuk – Jumlah kasus pelanggaran lalu lintas yang didominasi oleh para remaja semakin meningkat. Tidak hanya itu, Hal tersebut membuat Pemerintah Kota Singkawang berproses lebih cepat untuk merealisasikan rencana pembinaan terhadap para remaja yang terlibat dalam aksi balap liar.

Pada Jumat (2/5) lalu, Satpol PP berhasil menjaring sebanyak 81 remaja yang terlibat dalam aksi balap liar. 48 remaja diantaranya terlibat secara langsung dalam aksi balap liar.

Pada Minggu (4/5) hari ini, Tim gabungan yang terdiri dari Polres, Satpol PP, TNI, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Singkawang mengamankan 30 remaja yang diduga akan melakukan aksi balap liar.

30 remaja yang diamankan tersebut turut diperiksa oleh tim gabungan. Dari hasil pemeriksaan, para pengendara tersebut melakukan pelanggaran saat berkendara dengan tidak menggunakan helm, plat nomor kendaraan yang tidak terpasang, menggunakan knalpot brong, serta kelengkapan lainnya.

Para remaja tersebut telah diberikan pembinaan dari tim gabungan terkait bahayanya aksi balap liar. Wali serta orang tua dari para remaja juga turut dipanggil serta diminat untuk menandatangani surat persetujuan jika anak mereka akan ikut program pembinaan yang akan segera direalisasikan.

Saat ini Pemerintah Kota Singkawang tengah melakukan persiapan untuk merealisasikan rencana pembinaan terhadap para remaja yang terliibat dalam aksi balap liar oleh anggota TNI.

Rencana tersebut disampaikan oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dalam forum Tim Terpadu Penanganan Aksi Balap Liar yang digelar di Basement Kantor Wali Kota yang digelar pada Jumat (2/5) lalu.

Para remaja nantinya akan mendapatkan pembinaan di Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XII/Tanjungpura selaha 12-30 hari kedepan.

Selain surat persetujuan dari orang tua yang menyatakan tidak keberatan jika anaknya ikut dalam program pembinaan, Pemerintah Singkawang juga membuat membuat surat yang ditujukan ke sekolah-sekolah para remaja yang terlibat aksi balap liar melalui Dinas Pendidikan Kota Singkawang untuk jenjang siswa SD dan SMP.

Pemerintah Kota juga mengirimkan surat pemberitahuan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bahwa para siswa SMA/SMK yang terjaring dalam razia akan pindah belajar di Rindam untuk sementara waktu.

Tidak semua remaja yang terjaring razia akan mendapatkan pembinaan di Rindam. Seban ada pertimbangan khusus yang diberikan oleh Pemerintah Kota Singkawang bagi para remaja yang sudah berkeluarga atau yang memiliki peran sebagai tulang dari keluarga untuk mencari nafkah.

Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Pembinaan #wali kota #hari #Ini #tjhai chui mie #singkawang #remaja #radar nganjuk #lembaga pendidikan #tni #balap liar #Rindam #berita #KOTA ANGIN #militer