Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Kasus Keracunan MBG Terjadi Lagi, 400 Siswa di Tasikmalaya Dirawat

Redaksi Radar Nganjuk • Senin, 5 Mei 2025 | 09:10 WIB
Kasus Keracunan MBG Terjadi Lagi, 400 Siswa di Tasikmalaya dirawat
Kasus Keracunan MBG Terjadi Lagi, 400 Siswa di Tasikmalaya dirawat

JP Radar Nganjuk – Kejadian Keracunan MBG beberapa waktu terakhir menuai banyak perhatian dari masyarakat yang menilai perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut terkait dapur yang menyediakan MBG.

Pada akhir bulan april lalu, keracunan makanan bergizi gratis (MBG) terjadi di wilayah Bandung yang membuat 342 siswa harus mendapatkan penanganan medis. Kini, kejadian keracunan MBG kembali terulang di wilayah Tasikmalaya. Lebih tepatnya di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Yayasan Abu Bakar Ash-Shiddiq pada Kamis (1/5) lalu.

Dinas Pendidikan Kabupate Tasikmalaya mencatata, sebanyak 400 siswa yang tersebar dari jenjang SD sampai dengan SMA harus mendapatkan perawatan serta 32 diantaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Para siswa yang dilaporkan mengalami keracunan MBG berasal dari Kecamatan Rajalopah.

Kejadian tersebut terjadi sejak tanggal 1 hingga 2 Mei 2025 lalu. Tidak hanya para siswa, guru juga terdampak dalam kejadian tersebut sehingga perlu mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

Para siswa juga guru yang terdampak mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah-muntah, hingga diare.

Dikutip dari Riau Pos, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta investigasi terhadap kejadian tersebut.

Saat ini, BGN masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sample makanan yang dikumpulkan oleh tim keluar untuk mengetahui penyebab terjadinya keracunan yang menelan korban sebanyak 400 orang tersebut.

Mengantisipasi hal yang terjadi di Bandung dan Tasikmalaya tidak terulang kembali, BGN akan memperketat prosedur distribusi makanan mulai dari pengantaran sampai sebelum diserahkan kepada para siswa.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kepala SPPG Yayasan Abu Bakar Ash-Shiddiq Tasikmalaya, Michael Julius Tobing, pihaknya sudah mengikuti seluruh prosedur dengan teliti.

Ia juga mengatakan bahwa setiap bahan yang terdapat dalam makanan tersebut juga telah memenuhi kualitas secara menyeluruh sebelum akhirnya diolah oleh petugas.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#hari #Ini #guru #Mbg #tasikmalaya #400 #radar nganjuk #jawa tengah #siswa #berita #KOTA ANGIN #keracunan