Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Indonesia Duduki Peringkat Pertama Sebagai Negara dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN! Cek faktanya

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 6 Mei 2025 | 00:15 WIB
Indonesia Duduki Peringkat Pertama Sebagai Negara dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN! Cek faktanya
Indonesia Duduki Peringkat Pertama Sebagai Negara dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN! Cek faktanya

JP Radar Nganjuk – Jumlah pengangguran di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menerjang banyak perushaan dan pabrik dalam beberapa waktu terakhir semakin menambah lonjakan jumlah pengangguran yang harus segera ditangani oleh Pemerintah.

Tidak hanya perusahaan dan pabrik saja, gelombang PHK juga turut menerjang Media Nasional seperti Kompas TV, TV One, RRI CNN, dan media lainnya.

Lapangan kerja yang semakin menipis setiap harinya membuat banyak masyarakat Indonesia rela melakukan pekerjaan apapun demi bisa menyambung hidup.

Salah satu video yang tersebar luas di media sosial merekam sejumla para pelamar yang berebut hingga berdesak-desakkan untuk melamar sebagai Pekerja Penunjuang Layanan Publik (PJLP) Jakarta.

Bahkan, saking membludaknya jumlah warga yang mendaftar, beberapa kali sempat terjadi ketegangan antara para pelamar. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu gambaran bagaimana sulitnya mencari pekerjaan di karena jumlah lapangan pekerjaan masih belum sebanding dengan jumlah para pelamar di Indonesia.

Berdasarkan data dari International Monetary Fund (IMF) pada tahun 2024 lalu, Indonesia menjadi negara yang menempai posisi Pertama dengan jumlah tingkat pengangguran tertinggi dari keenam negara ASEAN lainnya dengan jumlah 5,2 persen atau setara dengan 279.96 penduduk yang belum bekerja

Enam negara tersebut adalah Filipina (5,1%), Malaysia (3,5%) Vietnam (2,1%), dan Singapura (1,9%).

Data yang dikeluarkan oleh IMF tersebut berasal dari persentase angakatan kerja atau masyarakat yang berusia 15 tahun keatas yang masih belum mendapatkan pekerjaan. Termasuk ibu rumah tangga, mahasisiwa, orang yang mencari pekerjaan dan orang yang tidak mencari kerja.

Masalah tersebut tentunya harus segera mendapatkan penanganan oleh Pemerintah sebab gelombang PHK di sejumlah perusahaan masih menghantui para pekerja dan tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah pengangguran beberapa waktu kedepan akan semakin bertambah dari jumlah yang sekarang.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#peringkat 1 #imf #posisi #hari #Ini #Pertama #radar nganjuk #indonesia #jumlah pengangguran #berita #KOTA ANGIN #asean