JP Radar Nganjuk– Bulan Mei 2025 membawa angin segar bagi masyarakat Indonesia.
Pasalnya, sejumlah hari libur nasional jatuh pada bulan ini.
Salah satunya adalah perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE yang diperingati pada Senin, 12 Mei 2025.
Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, libur Waisak tahun ini disertai dengan cuti bersama pada Selasa, 13 Mei 2025.
Artinya, masyarakat bisa menikmati akhir pekan panjang mulai Sabtu, 10 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025.
Tak hanya itu, long weekend juga akan kembali terjadi di akhir bulan, tepatnya pada libur Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada Kamis, 29 Mei 2025.
Perayaan Waisak tahun ini mengusung tema “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia.”
Rangkaian kegiatan nasional dimulai sejak 4 Mei 2025, diawali dengan kegiatan bakti sosial dan religi di berbagai lokasi.
Agenda menjelang puncak Waisak antara lain pengambilan Api Dharma di Mrapen, Grobogan, pengambilan air berkah dari Umbul Jumprit, serta ritual pensakralan di Candi Mendut.
Kirab Waisak dari Candi Mendut ke Borobudur dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei pukul 14.00–16.00 WIB.
Malam hari, Festival Lampion digelar dalam dua sesi, yakni pukul 18.00–20.00 WIB dan 21.00–23.00 WIB.
Momentum detik-detik Waisak berlangsung tepat pukul 23.55 WIB.
Yang menarik, perayaan tahun ini akan dimeriahkan dengan pertunjukan drone yang menggambarkan perjalanan hidup Sang Buddha, mulai kelahiran hingga mencapai pencerahan.
Pihak pengelola Taman Wisata Candi Borobudur menetapkan sejumlah penyesuaian operasional selama perayaan.
Area puncak candi akan ditutup sementara, sementara pelataran akan ditutup mulai pukul 12.00 WIB pada 12 Mei.
Tiket menonton Festival Lampion tersedia secara online. Panitia juga menyiapkan tribun khusus di sekitar gerbang Kalpataru dengan kapasitas terbatas.
Selama periode 5–13 Mei 2025, diperkirakan sebanyak 90 ribu umat dan wisatawan akan mengunjungi kawasan Borobudur.
Pada puncak perayaan, jumlahnya bisa mencapai 40 ribu orang.
Sebanyak 150 personel keamanan dari TNI, Polri, serta ratusan petugas internal dan tenaga medis dikerahkan untuk menjaga kelancaran acara.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira