Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Buntut Efisiensi, Panasonic Bakal PHK 10 Ribu Karyawan Secara Global

Redaksi Radar Nganjuk • Minggu, 11 Mei 2025 | 22:06 WIB
Kantor pusat Panasonic Holdings Corp. di Kadoma, Prefektur Osaka.
Kantor pusat Panasonic Holdings Corp. di Kadoma, Prefektur Osaka.

JP Radar Nganjuk – Salah satu raksasa teknologi asal Jepang, Panasonic Holdings Corporation, mengumumkan rencana besar untuk merumahkan sekitar 10.000 karyawan dari berbagai belahan dunia.

Keputusan drastis ini diambil sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam melakukan efisiensi biaya operasional serta penataan ulang struktur organisasi untuk memperkuat daya saing bisnis di tengah ketatnya persaingan pasar global.

Sekitar 5.000 dari total karyawan yang akan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) berasal dari dalam negeri Jepang, sementara sisanya tersebar di sejumlah negara di mana Panasonic memiliki basis produksi dan pusat operasional.

Langkah ini akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus utama pada unit-unit bisnis yang dinilai tidak lagi memberikan kontribusi maksimal terhadap pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan.

Panasonic juga menjelaskan bahwa proses pengurangan jumlah tenaga kerja ini akan dilakukan melalui beberapa skema, termasuk konsolidasi operasional, penghentian aktivitas di beberapa unit bisnis yang kurang produktif, serta penawaran program pensiun dini bagi karyawan yang memenuhi kriteria.

Perusahaan telah menyiapkan anggaran restrukturisasi sebesar 130 miliar yen atau setara dengan sekitar Rp 136 triliun untuk mendukung proses transisi ini agar berjalan secara manusiawi dan bertanggung jawab.

Di tengah langkah efisiensi besar-besaran ini, Panasonic justru menargetkan lonjakan kinerja pada divisi energi, khususnya di sektor produksi baterai untuk kendaraan listrik (EV).

Perusahaan memproyeksikan adanya kenaikan laba operasional hingga 39 persen pada akhir tahun fiskal 2026 dari unit bisnis baterai, seiring meningkatnya permintaan global akan kendaraan ramah lingkungan. Investasi di bidang ini terus diperkuat, termasuk kemitraan strategis dengan produsen otomotif dunia.

Keputusan untuk memangkas jumlah karyawan dalam skala besar tentu tidak diambil secara gegabah.

Menurut manajemen Panasonic, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menyederhanakan struktur korporasi dan memusatkan sumber daya pada sektor-sektor yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

Di era digital dan transisi energi ini, perusahaan teknologi global dituntut untuk beradaptasi lebih cepat dari sebelumnya.

Langkah ini sontak menjadi sorotan, tidak hanya di kalangan pelaku industri, tetapi juga pemerintah dan publik di negara-negara tempat Panasonic beroperasi, termasuk Indonesia.

Hingga kini belum ada konfirmasi apakah karyawan Panasonic di Indonesia akan terdampak langsung dalam gelombang PHK tersebut, namun kekhawatiran mulai merebak di kalangan pekerja dan serikat buruh.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk tetap bertanggung jawab secara sosial, dan akan memastikan bahwa proses pengurangan tenaga kerja dilakukan dengan mempertimbangkan kesejahteraan dan masa depan para pekerja.

 Penulis: Rozita Nur Azizah

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#phk #Berita Hari Ini #phk massal #radar nganjuk #jepang #panasonic