JP Radar Nganjuk – Pemerintah tengah merampungkan proyek strategis penulisan ulang sejarah nasional yang ditargetkan tuntas sebelum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Proyek besar ini bertujuan memperkaya narasi sejarah dengan pendekatan yang lebih aktual, inklusif, dan mencerminkan perkembangan zaman.
Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Prof. Dr. Susanto Zuhdi, yang dipercaya memimpin proyek ini, mengungkapkan bahwa proses penulisan dimulai sejak awal Januari lalu.
“Kami mulai dari penyusunan kerangka, kemudian dilanjutkan pembagian tugas kepada para penulis,” ujarnya, Selasa (27/5).
Menurut Prof. Santo, saat ini proses penulisan sudah mencapai sekitar 70 persen.
Ia optimistis target rampung sebelum peringatan kemerdekaan bisa tercapai.
“Kalau dilihat dari progres, kita tinggal menyelesaikan sisanya dalam dua bulan. Masih realistis,” katanya.
Proyek ini tidak hanya melibatkan tim inti, tapi juga menjadi ajang kolaborasi para sejarawan dari seluruh Indonesia.
Lebih dari 110 penulis dari berbagai universitas dan komunitas sejarah ikut ambil bagian, mulai dari Aceh hingga Papua.
“Kita kerja sama dengan kawan-kawan dari berbagai daerah, ini sekaligus bentuk pengabdian para akademisi,” lanjutnya.
Menariknya, tema yang diangkat dalam buku tidak hanya soal perjuangan politik atau militer.
Sejarah juga dikaji dari sisi budaya, ilmu pengetahuan, kuliner, gaya hidup, arsitektur, hingga teknologi. “Tujuannya agar sejarah kita lebih kaya dan tidak monoton,” tegasnya.
Proyek ini akan menghasilkan 10 jilid buku yang mencakup sejarah Indonesia sejak masa awal peradaban hingga era reformasi.
Prof. Santo menekankan, penulisan ini bukan untuk mengganti sejarah lama, melainkan sebagai pelengkap dan pembaruan narasi. “Yang lama tetap jadi rujukan, yang baru jadi tambahan. Sejarah itu dinamis,” pungkasnya.
Berikut susunan isi 10 jilid buku sejarah nasional tersebut:
1. Akar Sejarah dan Masyarakat Awal Nusantara
2. Hubungan Awal dengan India dan Tiongkok
3. Interaksi dengan Dunia Islam dan Timur Tengah
4. Kedatangan Bangsa Eropa dan Dinamika Baru
5. Respons Masyarakat terhadap Kolonialisme
6. Munculnya Nasionalisme dan Semangat Kemerdekaan
7. Proklamasi dan Perang Mempertahankan Kemerdekaan
8. Masa Konsolidasi dan Tantangan Keutuhan Bangsa
9. Dinamika Politik Era Orde Baru
10. Reformasi dan Perkembangan Sosial Politik 1999–2024
Rencananya, buku ini akan menjadi kado istimewa bangsa pada ulang tahun kemerdekaan yang ke-80.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira