Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Peringati Hari Lahir Pancasila: Megawati Ajak Bangsa Indonesia Kembali ke Pidato Bung Karno 1 Juni 1945

Diana Yunita Sari • Minggu, 1 Juni 2025 | 23:35 WIB
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri (foto: Dokumen humas PDIP)
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri (foto: Dokumen humas PDIP)

Peringati hari lahir pancasila, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P menggelar upacara di halaman parkir Masjid At-Taufik, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada hari ini, minggu (1/6/2025). Upacara dihadiri oleh pengurus Dewan Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang PDIP se-DKI Jakarta, serta Satgas PDIP wilayah DKI Jakarta dan Kabupaten Bogor. 

Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri hadir secara daring dan Upacara Hari Lahir Pancasila dipimpin oleh Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDI-P sebagai inspektur Upacara. Rangkaian upacara dimulai dengan mengheningkan cipta kemudian mengibarkan bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya. 

Melalui postingan resmi akun X PDI-P, Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa. Serta mengingatkan kembali pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 lalu tentang terbentuknya Pancasila sebagai dasar berdirinya Indonesia Merdeka. 

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Pada 1 Juni 1945 Bung Karno mengumandangkan sebuah pidato maha penting di depan sidang BPUPKI. Pidato yang kemudian dirumuskan dalam alinea ke empat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan nilai-nilai Pancasila yang digali Bung Karno dari persada Indonesia” Ucap Mega pada Minggu (1/6).

Mega mengatakan bahwa Pidato tersebut sangat penting bagi bangsa Indonesia. Karena pertama, Pancasila adalah pembimbing arah perjuangan mencapai Indonesia yang merdeka dan berdaulat penuh. Serta penuntun bangsa Indonesia dalam mengarungi masa depan. Kedua, Pancasila berfungsi sebagai alat efektif mempersatukan bangsa dan menerima segala kemajemukan yang ada sebagai anugerah. 

Dalam amanatnya, Mega juga menyinggung bahwa dalam beberapa dekade Indonesia Merdeka, Pancasila telah dipisahkan dengan penggalinya. Pengertiannya yang dikaburkan, diselewengkan, dan akhirnya ditinggalkan dalam praktiknya. 

Oleh karena itu, Mega mengajak masyarakat untuk menyatukan hati, pikiran, dan ucapan. Semangat bergotong royong, dan berjuang di jalan ideologi pancasila untuk mencapai tujuan masyarakat adil dan makmur sesuai dengan cita-cita berdirinya bangsa Indonesia pada peristiwa Proklamasi 1945. 

“Hanya dengan cara itu, kita dapat mencapai tujuan masyarakat adil dan makmur sesuai cita-cita didirikannya Negara Proklamasi 17 Agustus 1945. Terima kasih, Merdeka!!!” Pungkasnya. 

Dalam sejarahnya, peringatan Hari Lahir Pancasila ditandai dengan pidato Soekarno pada 1 Juni 1945. Pidato terdebut diucapkan dalam sidang pertama Dokuritsu Junbi Cosakai atau BPUPKI tentang penyusunan dasar negara. 

Sidang tersebut berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 29 Mei 1945. Dan pada tanggal 1 Juni Soekarno menyampaikan gagasannya tentang konsep dasar negara yaitu "Pancasila" yang berarti lima panca atau lima asas. (*)

Editor : Jauhar Yohanis
#soekarno #Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) #pdip #megawati soeakarnoputri #megawati #Peringatan Hari Lahir Pancasila #Hari lahir Pancasil #1 Juni Hari Lahir Pancasila