Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menyebut langkah-langkah penyelesaian sedang disiapkan.
Teddy juga menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan sejumlah menteri untuk mengatasi permasalahan ini. "Sudah, sudah langsung ditindaklanjuti," ujar Teddy pada Kamis (5/6) kemarin.
Pemerintah tidak tinggal diam menyikapi polemik yang terjadi, terutama setelah munculnya berbagai penolakan dari masyarakat dan aktivis lingkungan terhadap izin pertambangan yang dinilai berpotensi merusak ekosistem Raja Ampat.
Wilayah ini dikenal sebagai salah satu kawasan laut paling kaya dengan keanekaragaman hayatinya di dunia, sekaligus menjadi salah satu destinasi pariwisata Indonesia.
Teddy menyampaikan bahwa Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq telah mengambil tindakan untuk mengatasi aktivitas pertambangan di Papua yang telah meresahkan masyarakat.
Saat ini, aktivitas per tersebut telah diberhentikan untuk sementara waktu atas keputusan dari Menteri ESDM.
Aktivitas pertambangan dapat kembali beroperasi jika hasil verifikasi dari Kementerian ESDM telah keluar.
"Kami untuk sementara, kita hentikan operasinya sampai dengan verifikasi lapangan," ujar Bahlil dalam jumpa pers yang digelar di kantor Kementerian ESDM.
Masyarakat masih berharap dan meminta pemerintah dapat segera mengambil tindakan agar ‘Surga Terakhir’ Indonesia masih tetap ada dan utuh dengan segala kekayaan flora dan fauna didalamnya.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira