Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

KBRI Teheran Umumkan Siaga 1, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi WNI di Iran

Internship Radar Kediri • Kamis, 19 Juni 2025 | 20:57 WIB
Pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di sebuah gedung setelah serangan udara dari Israel.
Pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di sebuah gedung setelah serangan udara dari Israel.

JP Radar Nganjuk – Situasi yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah, mengakibatkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) mengumumkan Siaga 1 bagi warga negara Indonesia yang berada di Iran.

KBRI Teheran menyampaikan hal tersebut melalui media sosial instagram @indonesiainteheran pada Rabu (18/6) dan akan segera mengambil tindakan untuk mengevakuasi para WNI yang bersedia.

“Pemerintah Indonesia telah menetapkan status Siaga 1 bagi wilayah Iran. KBRI Teheran akan segera lakukan evakuasi bagi para WNI yang bersedia,” tulis KBRI Teheran.

Untuk proses dan prosedur evakuasi, KBRI akan menyampaikan informasi lebih lanjut melalui grup WhatsApp WNI di Iran per kawasan.

Diketahui saat ini terdapat sekitar 380 WNI yang berada di Iran. Sebagian besar berada di Teheran termasuk para pelajar, tenaga kerja, dan keluarga diplomat.

Penetapan Siaga 1 ini diambil setelah diskusi panjang terkait intensitas serangan udara dan konflik yang semakin memanas antara Iran dan Israel.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyampaikan bahwa selama dua hari pengamatan serangan udara Israel meningkat dan bahkan kini menyasar hingga pemukiman dan infrastruktur sipil.

“Dari perkembangan dua hari ini, dimana intensitas serangan Israel semakin meningkat, yang disasar juga bukan target-target militer, tetapi juga target-target sipil,” kata Sugiono.

Oleh karena itu Sugiono meningkatkan lever siaga di Iran dari level Siaga 2 menjadi level Siaga 1 dan mempersiapkan evakuasi WNI untuk kembali ke Indonesia.

Untuk itu Kemenlu meminta KBRI Teheran untuk melakukan penilaian menyeluruh terkait kemungkinan evakuasi WNI. Selain itu KBRI Teheran diminta untuk berkomunikasi dengan negara-negara tetangga Iran untuk mempermudah evakuasi WNI.

Jalur evakusi pun hanya bisa ditempuh melalui daarat mengingat pesawat tidak bisa masuk ke kawasan Iran karena saat ini termasuk zona merah.

Pemerintah meminta kepada seluruh WNI yang berada di Iran untuk terus berkoordinasi dengan KBRI teheran untuk memastikan kesiapan evakuasi.

Pemerintah akan terus melakukan pemantauan terkait perkembangan peperangan antara Iran dan Israel terutama usai serangan udara Israel ke pasilitas nuklir Iran pada 13 Juni 2025 yang menewaskan ratusan orang.

Penulis: Rozita Nur Azizah

Editor : Jauhar Yohanis
#Berita Hari Ini #kemenlu #KBRI Teheran #iran #radar nganjuk #Teheran #wni #sugiono #kbri