Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

16 Miliar Password Bocor, Saatnya Tinggalkan Password dan Beralih ke Passkey!

Miko • Sabtu, 21 Juni 2025 | 20:12 WIB
ilustrasi password
ilustrasi password

JP Radar Nganjuk - Sistem keamanan berbasis password kini berada di titik terendah.

Di tengah maraknya serangan siber dan pencurian data digital, laporan terbaru dari Cybernews mengungkapkan bahwa lebih dari 16 miliar password bocor dan tersebar di internet.

Jumlah yang mengejutkan dan menunjukkan betapa rapuhnya keamanan digital berbasis kata sandi.

Password, Teknologi Usang di Era Digital Modern

Password memang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari internet sejak awal.

Namun, perkembangan ancaman siber kini jauh melampaui kemampuan password untuk memberikan perlindungan yang andal.

Bahkan dengan praktik terbaik sekalipun seperti menggunakan password kuat dan 2FA risiko tetap mengintai.

Data terbaru menunjukkan bahwa puluhan dataset bocor berisi jutaan hingga miliaran kredensial, termasuk login akun Apple, Google, Facebook, GitHub, Telegram, dan bahkan layanan pemerintah.

Bukan karena sistem mereka diretas, tetapi karena infostealer malware mencuri informasi dari perangkat korban.

Bahkan sebagian besar password yang bocor adalah data baru yang belum pernah terungkap sebelumnya.

Baca Juga: Pendiri Google Sergey Brin Kembali Aktif di Google Meski Sudah Pensiun untuk Fokus Kembangkan AI

Yang lebih berbahaya lagi, sebagian data yang bocor juga menyertakan cookies dan session tokens, yang berpotensi digunakan untuk membobol akun meski pengguna sudah mengganti password.

Kenapa Kita Harus Tinggalkan Password?

Di tengah meningkatnya intensitas pencurian data, sistem keamanan yang masih mengandalkan sesuatu yang bisa dicuri seperti password, tak lagi layak dipertahankan.

Ini saatnya beralih ke sistem otentikasi yang tidak bisa dibagikan atau dicuri: Passkey.

Apa Itu Passkey dan Kenapa Lebih Aman?

Berbeda dengan password, passkey tidak bisa dibocorkan atau dicuri begitu saja.

Passkey tersimpan secara lokal di perangkat pribadi seperti smartphone dan hanya bisa digunakan setelah verifikasi biometrik (sidik jari atau pengenalan wajah), atau PIN.

Passkey menggabungkan kepraktisan autofill seperti password manager dan keamanan berlapis seperti 2FA tanpa perlu repot memasukkan kode atau takut tertipu phising.

Baca Juga: Dari Chatbot hingga Rekomendasi Belanja, Begini AI Memudahkan Hidup Manusia

Raksasa teknologi seperti Apple, Google, Facebook, Microsoft, dan X (Twitter) sudah mulai mengadopsi teknologi ini.

Jika akunmu sudah mendukung passkey, aktifkan sekarang juga untuk perlindungan lebih maksimal.

Bagaimana Jika Akun Belum Dukung Passkey?

Tidak semua layanan langsung bisa menggunakan passkey. Sementara itu, kamu tetap bisa memperkuat keamanan dengan langkah-langkah berikut:

Kebocoran 16 miliar password ini jadi alarm besar: sistem keamanan kita perlu berevolusi. Password sudah tidak cukup dan sebaiknya mulai ditinggalkan.

Passkey adalah masa depan keamanan digital, dan semakin cepat kita beradaptasi, semakin aman kita dari ancaman siber yang semakin canggih.

Editor : Miko
#siber #facebook #microsoft #apple #passkey #bocor #digital #google #password #2FA