Pemandu wisata yang mendampingi Juliana Marins, wisatawan asal Brasil yang tewas usai terjatuh di Gunung Rinjani, akhirnya buka suara saat menjadi tamu di podcast YouTuber Denny Sumargo. Dalam perbincangan tersebut, pemandu yang bernama Ali Musthafa mengungkapkan penyesalan mendalam karena meninggalkan Juliana yang saat itu kelelahan dan memilih berhenti untuk beristirahat.
Ali mengaku, saat itu ia berjalan lebih dulu untuk mengejar lima orang lain dalam rombongan yang sudah berada di depan. Namun, keputusan itu justru berujung fatal. Juliana diketahui jatuh ke jurang tidak jauh dari titik tempat istirahatnya.
Diliputi rasa bersalah karena meninggalkannya, Ali nekat turun ke jurang dengan tali seadanya demi mencoba menyelamatkan Juliana, meskipun ia tidak memiliki pengalaman panjat tebing sama sekali sebelumnya.
“Sebenarnya saya sangat takut, badan gemetaran. Tapi saya merasa harus bertanggung jawab sebagai pemandu dan memberikan yang terbaik untuk tamu saya,” ucap Ali dalam podcast tersebut.
Namun sayangnya, usaha yang ia lakukan tidak membuahkan hasil lantaran tali yang digunakan tidak cukup panjang untuk menjangkau lokasi Juliana terjatuh. Ali akhirnya terpaksa naik kembali ke atas dan tidak mampu menyelamatkan wisatawan asal Brasil tersebut.
Menurut kesaksian Ali, Juliana masih hidup karena terlihat bergerak hingga pukul 18.00 WITA pada hari pertama kejadian. Ia menduga Juliana berusaha memanjat untuk menyelamatkan diri, namun justru semakin merosot karena kondisi tanah yang berpasir.
“Sepertinya dia mencoba naik, tapi malah makin turun karena pasir membuatnya tergelincir,” jelas Ali.
Saat akhirnya tim SAR gabungan berhasil menjangkau lokasi, ketika ditemukan, Juliana Marins sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah perempuan berusia 27 tahun tersebut kemudian dievakuasi ke posko sebelum dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Editor : Jauhar Yohanis