Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, euforia perayaan mulai terasa di berbagai daerah. Beragam lomba khas Agustusan seperti balap karung hingga panjat pinang digelar, diikuti warga lintas generasi, termasuk milenial dan gen Z.
Semarak kemerdekaan juga ramai di media sosial, di mana warganet mengunggah foto dan video lomba disertai ucapan “Dirgahayu Indonesia” atau HUT RI. Namun, masih banyak yang keliru dalam penulisannya. Lalu seperti apa yang benar?
Melalui akun Instagram resminya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Sabtu (9/8) membagikan panduan penulisan ucapan kemerdekaan sesuai kaidah bahasa Indonesia. Beberapa di antaranya:
Salah: HUT RI Ke-80
Benar: HUT ke-80 RI. Angka “ke-80” mengikuti kata sebelumnya, sehingga diletakkan setelah frasa “HUT” atau “Hari Ulang Tahun.”
Salah: Dirgahayu ke-80 RI
Benar: Dirgahayu Republik Indonesia. Kata “dirgahayu” bermakna “panjang umur” dan harus diikuti nomina, bukan angka.
Salah: Dirgahayu Kemerdekaan Kita ke-80
Benar: Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia. Penulisan resmi menghindari kata ganti seperti “kita” demi menjaga formalitas.
Kemendikdasmen menegaskan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam momen nasional merupakan wujud cinta tanah air. Penulisan ucapan sesuai kaidah tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga memperkuat rasa kebangsaan.
Editor : Jauhar Yohanis