Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Pati, pada Minggu (17/8). Kehadiran Taj Yasin menggantikan Bupati Pati Sudewo yang berhalangan hadir karena sedang sakit.
Upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Pati itu berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, hingga aparatur sipil negara (ASN) pemerintah setempat.
Dilansir dari Antara, dalam amanatnya, Taj Yasin atau yang akrab disapa Gus Yasin menekankan bahwa 17 Agustus adalah momen sakral yang tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga pengingat akan jasa para pahlawan dan proklamator.
“Hari ulang tahun negara adalah momen penting yang selalu ditunggu masyarakat. Kita harus menghormatinya dengan menjaga kebersamaan dan kondusivitas,” ujarnya dikutip dari Antara pada Senin (18/8).
Ia menegaskan kehadirannya di Pati adalah bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan dorongan semangat bagi pemerintah daerah.
“Pembangunan harus terus berjalan, pemerintahan tidak boleh berhenti. Masyarakat menunggu pengabdian dari pemerintah,” tegasnya.
Selain itu, Gus Yasin juga mendoakan kesembuhan Bupati Sudewo agar bisa segera kembali bertugas. Menurutnya, kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam upacara tersebut mencerminkan kuatnya kebersamaan dalam menjaga pelayanan publik dan stabilitas daerah.
Menyinggung dinamika politik di Pati, termasuk wacana hak angket DPRD, ia menekankan pentingnya menjunjung proses demokrasi sesuai aturan. “Indonesia adalah negara hukum, semua sudah diatur dalam undang-undang. Proses yang berjalan di DPRD adalah bagian dari demokrasi. Kita tunggu hasilnya,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi menatap masa depan. “Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, khususnya di Pati, harus terus tumbuh. Kita harus sejahtera bersama melalui gotong royong,” pungkasnya.
Editor : Miko