JP Radar Nganjuk - Misteri kematian tragis Mohamad Ilham Pradipta (37), Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, mulai sedikit terbuka. Polisi memastikan empat pria yang lebih dulu dibekuk ternyata hanyalah eksekutor penculikan, bukan pembunuhan.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, menjelaskan bahwa para pelaku berperan membawa paksa korban dari lokasi kejadian.
“Empat pelaku yang sudah diamankan ini yang menculik, bukan yang membunuh korban,” ungkap Ressa saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (22/8).
Hasil interogasi awal pun mengejutkan. Kanit IV Subdit Resmob, AKP Charles Bagaisar, menyebut keempat pelaku sudah mengakui perannya dalam penculikan tersebut.
Mereka menyeret korban dari area parkir Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebelum akhirnya korban hilang dan ditemukan tewas mengenaskan di sawah Bekasi, Kamis (21/8) pagi.
“Dari keterangan mereka, memang benar korban diambil dari supermarket di Pasar Rebo. Interogasi masih berlanjut,” jelas Charles.
Meski demikian, teka-teki siapa eksekutor pembunuhan sadis itu masih gelap. Aparat Ditreskrimum Polda Metro Jaya kini fokus memburu pelaku utama yang diyakini masih berkeliaran.
“Sampai saat ini, masih dilakukan pencarian pelaku pembunuhan,” tambahnya.
Kematian Ilham membuat geger dunia perbankan. Sejumlah kolega hingga pihak keluarga mendesak polisi mengusut tuntas motif dan dalang di balik tragedi ini.
Diduga kuat ada pihak tertentu yang sejak awal telah membuntuti korban.
Kini, publik menunggu apakah pengungkapan peran empat penculik ini akan menjadi kunci membongkar misteri siapa dalang di balik pembunuhan keji yang merenggut nyawa seorang pimpinan bank muda berprestasi tersebut.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira