JP Radar Nganjuk - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan langsung belasungkawa kepada keluarga Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demo di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Puan yang melayat ke rumah duka pada Sabtu (30/8) berjanji akan membantu keberlangsungan hidup keluarga korban, terutama terkait pendidikan kakak dan adik Affan.
“Insyaallah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya oleh Pak Gubernur lewat KJP hingga tuntas. Kami juga akan bantu agar mereka bisa sekolah dan bekerja,” kata Puan.
Selain itu, Puan juga menyiapkan bantuan motor baru untuk ayah Affan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek. “Karena motor yang biasa dipakai sudah rusak atau belum ditemukan, saya siap membantu menyediakan motor agar bisa kembali bekerja,” tambahnya.
Prabowo Turut Janji Beri Perhatian Khusus
Tak hanya Puan, Presiden Prabowo Subianto lebih dulu melayat ke rumah duka pada Jumat malam (29/8). Ia memastikan pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga korban.
"Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan memberi perhatian khusus kepada orang tua serta adik-adiknya," tegas Prabowo.
Prabowo juga menekankan pentingnya pengusutan tuntas kasus ini. Menurutnya, aparat yang terbukti bersalah harus dihukum seberat-beratnya.
“Saya sudah perintahkan agar insiden ini diusut secara transparan. Jika ada petugas yang terbukti di luar prosedur, akan ditindak keras sesuai hukum,” ujarnya.
Tuntutan Transparansi
Kematian Affan Kurniawan memicu sorotan luas terhadap tindakan aparat saat kericuhan demo pada Kamis (28/8). Publik menuntut agar kasus ini ditangani dengan terbuka demi memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.
Editor : Miko