JP Radar Nganjuk - Menjelang pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, pihak berwenang mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat dan calon pelamar. Kewaspadaan ditingkatkan menyusul maraknya kembali modus penipuan yang memanfaatkan tingginya antusiasme publik untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga: Apakah PPPK Paruh Waktu Boleh Daftar CPNS? Ini Jawaban dari KemenPAN RB
Modus penipuan ini umumnya mengatasnamakan lembaga resmi pemerintah dan menawarkan "jasa cepat lulus seleksi CPNS" dengan syarat membayar sejumlah uang. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses seleksi CPNS sepenuhnya gratis, transparan, dan hanya dilakukan melalui satu pintu, yaitu portal resmi sscasn.bkn.go.id.
Baca Juga: Mau Daftar CPNS 2026? Ini Jadwal yang Perlu Kamu Ketahui
Kenali Modus Penipuan CPNS yang Sering Terjadi
Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan momentum pendaftaran untuk menekan calon pelamar agar mentransfer dana. Calon pelamar diimbau untuk mengenali beberapa jenis penipuan yang sering ditemui:
-
Jasa Jaminan Lolos: Menawarkan janji kelulusan SKD dan SKB tanpa tes, dengan imbalan pembayaran puluhan hingga ratusan juta rupiah.
-
Formasi Fiktif: Menyebarkan pengumuman lowongan palsu dari instansi yang sebenarnya tidak membuka formasi.
-
Permintaan Data Sensitif: Meminta data pribadi berlebihan, seperti scan KTP, KK, ijazah, hingga nomor rekening, dengan alasan verifikasi atau administrasi fiktif.
-
Pemberitahuan Palsu: Mengirimkan email atau pesan WhatsApp berisi tautan ke situs palsu atau instruksi untuk melakukan transfer pembayaran.
Baca Juga: Lulusan SMA/SMK Wajib Tahu! Ini 10 Formasi CPNS 2026 dengan Gaji Fantastis hingga Rp5 Juta!
Panduan Anti-Penipuan: Jaga Keamanan dan Fokus pada SSCASN
Untuk meminimalkan risiko menjadi korban penipuan, calon pelamar diwajibkan untuk mengikuti panduan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN):
| Langkah Waspada | Penjelasan Detil |
| Cek Informasi di Portal Resmi | sscasn.bkn.go.id adalah satu-satunya sumber informasi valid. Abaikan semua situs atau akun media sosial yang menawarkan "garansi lolos". |
| Tolak Segala Permintaan Uang | Pendaftaran CPNS tidak dipungut biaya. Semua permintaan transfer uang, dalam bentuk apa pun, adalah penipuan. |
| Lindungi Data Pribadi | Jangan pernah mengirimkan dokumen sensitif (KTP, KK, Ijazah, dll.) ke pihak yang tidak dikenal atau melalui platform tidak resmi. |
| Verifikasi Formasi | Pastikan formasi dan instansi yang Anda pilih benar-benar terdaftar dan diumumkan secara resmi di portal SSCASN. |
| Konsultasi Resmi | Jika terdapat keraguan, segera hubungi call center resmi BKN atau datang langsung ke kantor BKN setempat. |
Dampak Penipuan: Kerugian Finansial dan Mental
Dampak penipuan CPNS jauh melampaui kerugian finansial. Banyak korban juga mengalami tekanan psikologis, kehilangan waktu berharga untuk belajar, bahkan terkadang melewatkan jadwal resmi karena kebingungan yang ditimbulkan oleh informasi palsu.
Pemerintah menekankan pentingnya sikap kritis bagi setiap calon pelamar. Dengan mengandalkan informasi resmi dan menolak janji manis yang tidak masuk akal, calon pelamar dapat menghadapi proses seleksi CPNS 2026 dengan aman, fokus, dan percaya diri.
Editor : Karen Wibi