Meskipun isu mengenai kenaikan gaji dan rapel di penghujung tahun 2025 hingga 2026 berhembus kencang, pemerintah menegaskan bahwa aturan main penyaluran gaji saat ini masih tetap sama. Belum ada perubahan regulasi, sehingga nominal yang diterima masih mengacu pada penyesuaian terakhir di awal tahun 2024.
5 Komponen Tunjangan yang Cair Selain gaji pokok, pensiunan berhak menerima lima jenis tunjangan yang ditransfer langsung ke rekening penerima. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut rinciannya:
-
Tunjangan Keluarga (Suami/Istri/Anak)
-
Tunjangan Pangan (Beras)
-
Tunjangan Jabatan (sesuai ketentuan)
-
Tunjangan Kinerja (sesuai instansi/ketentuan)
-
Tunjangan Lainnya yang berlaku sesuai instansi asal.
Menkeu Purbaya: Isu Kenaikan Gaji Belum Punya Dasar Hukum Menanggapi simpang siur kabar kenaikan gaji pensiunan untuk tahun anggaran mendatang, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa meski rencana kebijakan kesejahteraan ASN dan pensiunan ada dalam pembahasan, namun hingga kini belum ada payung hukum yang kuat untuk mengeksekusinya.
“Kenaikan gaji ASN dan pensiunan telah tertuang dalam rencana kebijakan, tapi belum memiliki dasar hukum yang kuat untuk dijalankan,” tegas Purbaya.
Kementerian Keuangan masih harus melakukan koordinasi mendalam dengan Kementerian PANRB serta memastikan kesiapan kas negara sebelum mengambil keputusan final. Oleh karena itu, Taspen meminta para pensiunan untuk tidak mudah percaya pada kabar burung mengenai pencairan rapel atau kenaikan gaji yang tidak bersumber dari kanal resmi.
Daftar Gaji Pensiunan PNS (Mengacu PP No. 8 Tahun 2024) Hingga saat ini, besaran gaji pokok pensiunan masih berpatokan pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024. Berikut adalah estimasi nominal yang diterima berdasarkan golongan.
| Golongan | Sub-Golongan | Nominal Gaji (Rp) |
| GOLONGAN I | ||
| Golongan Ia | Rp 1.748.100 – Rp 1.962.200 | |
| Golongan Ib | Rp 1.748.100 – Rp 2.077.300 | |
| Golongan Ic | Rp 1.748.100 – Rp 2.165.200 | |
| Golongan Id | Rp 1.748.100 – Rp 2.256.700 | |
| GOLONGAN II | ||
| Golongan IIa | Rp 1.748.100 – Rp 2.833.900 | |
| Golongan IIb | Rp 1.748.100 – Rp 2.953.800 | |
| Golongan IIc | Rp 1.748.100 – Rp 3.078.700 | |
| Golongan IId | Rp 1.748.100 – Rp 3.208.800 | |
| GOLONGAN III | ||
| Golongan IIIa | Rp 1.748.100 – Rp 3.558.600 | |
| Golongan IIIb | Rp 1.748.100 – Rp 3.709.200 | |
| Golongan IIIc | Rp 1.748.100 – Rp 3.866.100 | |
| GOLONGAN IV | ||
| Golongan IVa | Rp 1.748.100 – Rp 4.200.000 | |
| Golongan IVb | Rp 1.748.100 – Rp 4.377.800 | |
| Golongan IVc | Rp 1.748.100 – Rp 4.562.900 | |
| Golongan IVd | Rp 1.748.100 – Rp 4.755.900 | |
| Golongan IVe | Rp 1.748.100 – Rp 4.957.100 |
PT Taspen berkomitmen untuk terus menyalurkan dana pensiun secara tepat waktu setiap awal bulan. Bagi masyarakat yang ingin memvalidasi informasi, diimbau untuk menghubungi Call Center Taspen di 1500 919 atau memantau situs resmi www.taspen.co.id.
Editor : Miko