Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

WPFD 2026 di Jayapura, Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Hasilkan Deklarasi Jayapura

rekian • Kamis, 7 Mei 2026 | 13:04 WIB
Kegiatan WPFD di Papua
Kegiatan WPFD di Papua
 

RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM – Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (Komite Publisher Rights) bersama komunitas pers di Papua serta para pemangku kepentingan melahirkan “Deklarasi Jayapura” pada puncak peringatan World Press Freedom Day (WPFD) 2026 di Jayapura, Selasa (5/5).

Deklarasi tersebut merupakan hasil dari stakeholder meeting yang berlangsung sehari sebelumnya, Senin (4/5), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan WPFD 2026.

Pertemuan itu dihadiri anggota Komite, Anggota Dewan Pers Abdul Manan, perwakilan organisasi pers nasional dan daerah, jurnalis, perusahaan media, unsur Forkopimda Papua, serta perwakilan Bappenas. Berbagai masukan dari peserta kemudian dihimpun ke dalam naskah deklarasi yang disusun oleh panitia bersama komunitas pers di Papua.

Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik Siswa SMKN 1 Bagor Berlangsung Interaktif

Anggota Komite Publisher Rights, Sasmito, menjelaskan bahwa Deklarasi Jayapura bertajuk “Pers Berkualitas untuk Masa Depan Indonesia yang Damai dan Adil”. Isinya memuat dua poin utama, yakni komitmen bersama dalam mendorong keberlanjutan dan kebebasan pers di tingkat lokal maupun nasional.

“Deklarasi ini perlu segera ditindaklanjuti oleh kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta komunitas pers agar kebebasan dan keberlanjutan pers benar-benar terwujud,” ujarnya saat membacakan deklarasi di Kantor Gubernur Papua.

Baca Juga: SMKN 1 Bagor Gelar  Pelatihan Jurnalistik

Ketua Komite Publisher Rights, Suprapto, menambahkan bahwa komitmen para pihak, termasuk platform digital, dibutuhkan untuk menjalankan isi deklarasi tersebut. “Yang lebih penting bukan hanya deklarasinya, tapi bagaimana implementasinya terus dikawal oleh pers,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia WPFD 2026 Jean Bisay mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Pemerintah Provinsi Papua, atas dukungan pada pelaksanaan WPFD 2026. Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat besar bagi insan pers, khususnya di Papua.

Baca Juga: Asah Skill Menulis, Safari Jurnalistik Ramadan MAN 2 Nganjuk Super Semarak

Rangkaian kegiatan WPFD 2026 di antaranya mencakup dua seminar nasional tentang keberlanjutan dan kebebasan pers, sejumlah workshop bertema jurnalisme dan teknologi, talkshow “Pers Bebas Tanpa Intimidasi”, serta Bazaar Media yang ditutup dengan pembacaan Deklarasi Jayapura.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan profesionalisme jurnalis dan menghasilkan rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti,” kata Jean Bisay.

Baca Juga: Di Hari Jadi Ke-1.088 Kabupaten Nganjuk, SMAN 3 Nganjuk Gelar Pelatihan Jurnalistik

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai tema “Pers Berkualitas untuk Masa Depan Indonesia yang Damai dan Adil” sangat sejalan dengan arah pembangunan Papua. Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran penting dalam memperkuat literasi publik dan menjaga transparansi pembangunan.

“Momentum WPFD 2026 ini menjadi pengingat bahwa kebebasan pers harus dirasakan secara merata di seluruh Indonesia, termasuk Papua,” kata Gubernur Matius.

Baca Juga: Di Hari Jadi Ke-1.088 Kabupaten Nganjuk, SMAN 3 Nganjuk Gelar Pelatihan Jurnalistik

Ia menambahkan, visi Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis menuntut kolaborasi semua pihak, termasuk media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif.

“Dengan pemberitaan yang mencerahkan, media akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Papua yang cerah, damai, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Editor : rekian
#world press freedom #WPFD #Deklarasi Jayapura #Jurnalisme berkualitas #dewan pers