RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM– Hari Raya Idul Adha merupakan momentum emas untuk merefleksikan diri tentang arti pengorbanan, keikhlasan, serta ketundukan total kepada Allah SWT. Salah satu esensi yang tidak kalah penting adalah bagaimana hari besar ini mampu membangkitkan empati sosial secara nyata terhadap kaum dhuafa dan masyarakat miskin.
Semangat kepedulian inilah yang melandasi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk dalam merayakan Hari Raya Kurban tahun ini. Parpol berlambang bumi itu menggelar aksi sosial keagamaan dengan menyembelih puluhan ekor hewan kurban untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Baca Juga: Fraksi PKB DPRD Nganjuk Luncurkan Program Hari Fraksi. Bentuk Upaya untuk Serap Aspirasi Masyarakat
Ketua DPC PKB Nganjuk, H. Ulum Basthomi, S.Ag, M.Si menjelaskan, prosesi penyembelihan hewan kurban dilakukan di beberapa tempat. Salah satu lokasi penyembelihan berada di Yayasan Al Mubarokah Desa Bukur, Patianrowo, Nganjuk "Alhamdulillah, tahun ini ada puluhan ekor hewan kurban dari Anggora Fraksi PKB yang disembelih di daerahnya masing-masing," ujar pria yang akrab disapa Gus Ulum tersebut.
Anggota Fraksi PKB seperti KH Asrori Arif menyembelih sapi di Kertosono. Sedangkan anggota lain seperti Siti Juwariyah menyembelih hewan kurban di Wilangan.
Baca Juga: DPC PKB Nganjuk Gelar Muscab, Gus Ulum Optimis Partai Semakin Besar
Di sela-sela proses penyembelihan, Gus Ulum menyampaikan pesan mendalam terkait makna ibadah kurban. Menurutnya, syariat kurban hadir di tengah umat untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Semua lapisan masyarakat harusnya dapat merasakan nikmat dan kegembiraan yang sama.
Dengan adanya pembagian daging kurban ini, diharapkan golongan masyarakat bawah, warga miskin, serta kaum dhuafa pun turut menikmati dan meramaikan hari raya dengan penuh suka cita.
Baca Juga: Bursa Ketua DPC PKB Nganjuk Menghangat, Muncul Lima Nama Kader Potensial
Untuk memperkuat esensi ibadah tersebut, Gus Ulum kemudian menyitir firman Allah SWT yang tertuang di dalam kitab suci Al-Qur'an Surah Al-Hajj ayat 28. Dalam ayat tersebut secara tegas diperintahkan: Makanlah sebagian darinya (hewan kurban) dan berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.
"Inilah hakikat empati yang sesungguhnya dalam Islam. Yaitu bagaimana kita mampu menghadirkan hati untuk ikut merasakan penderitaan orang lain, lalu bergerak dan berusaha menghadirkan kebaikan nyata bagi mereka. Tujuannya satu, agar senyum kebahagiaan selalu dapat merekah di wajah mereka yang membutuhkan," tutur tokoh yang juga dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial keagamaan ini.
Baca Juga: PKB Nganjuk Beri Satu Motor dan Enam Laptop, Sukseskan Harlah Ke-100 NU
Lebih lanjut, Gus Ulum juga mengajak seluruh warga, khususnya kader dan simpatisan PKB di Kabupaten Nganjuk, untuk melakukan refleksi batin yang mendalam.
Momentum ini harus menempa setiap individu menjadi pribadi yang mampu menyembelih egoisme, mengikis keserakahan, dan meredam kecintaan yang berlebihan terhadap urusan duniawi.
Baca Juga: PKB Nganjuk Gelar Dialog dan Serap Aspirasi Publik
"Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menjadikan kita hamba-hamba yang dermawan, memiliki kepekaan sosial yang tinggi, peduli terhadap kaum miskin, serta selalu ringan tangan dalam membantu sesama manusia," pungkas Gus Ulum penuh harapan.
Editor : rekian