Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Bahlil Semakin Populer: Menteri ESDM Prabowo Ini Potensial Masuk Bursa Pilpres 2029

rekian • Kamis, 28 Mei 2026 | 08:26 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (FOTO: setneg.go.id)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Energi (kiri) dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kanan). (FOTO: setneg.go.id)

 

RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM— Nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, belakangan ini kian meroket di ruang publik. Pria yang kini mengomandoi sektor energi di Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya akrab di telinga kalangan elite politik dan pengusaha, tetapi juga mulai merambah ke berbagai lapisan masyarakat luas.

Menariknya, lonjakan popularitas mantan Ketua Umum HIPMI ini tidak melulu dipicu oleh kebijakan politik atau energinya, melainkan lewat sebuah fenomena unik di media sosial yang viral hingga ke luar negeri.

Baca Juga: 4 dari 5 Izin Tambang Dicabut di Raja Ampat Kecuali PT Gag, Mengapa? Begini Penjelasan Bahlil

Viral Lagu 'MBG' (Mas Bahlil Ganteng) Hasil Aransemen AI

Bahlil Lahadalia mendadak menjadi perbincangan hangat lintas generasi lantaran sebuah lagu jenaka bertema "MBG". Hampir setiap hari, potongan audio lagu tersebut seliweran di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Uniknya, lirik lagu ini awalnya diambil dari kumpulan komentar-komentar usil netizen di media sosial. Komentar tersebut kemudian dikumpulkan dan diaransemen menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menjadi sebuah lagu utuh berirama santai yang sangat mudah diingat (catchy).

Berikut adalah potongan lirik lagu MBG Bahlil yang tengah viral:

MBG (Mas Bahlil Ganteng)

Buah apa yang paling manis?

Buaaahliil, tambah ganteng aja

My little bolu ketan

My little bolu ketan...

Respons publik semakin positif karena sejak tren lagu ini meluas, tidak ada reaksi berlebihan atau sikap antikritik dari Bahlil. Sikap kalem dan penuh senyum dari politikus asal Papua ini justru melahirkan rasa suka (akseptabilitas) yang tinggi di mata netizen.

Baca Juga: Resah! Sherina Munaf dan Prilly Latuconsina Ikut Sindir Bahlil Lahadalia Soal Tambang Nikel di Raja Ampat

Mengapa Bahlil Lahadalia Layak Diperhitungkan untuk Pilpres 2029?

Meningkatnya popularitas dan pengenalan visual wajah (face recognition) di kalangan masyarakat akar rumput dinilai bisa menjadi modal berharga bagi karier politik jangka panjang Bahlil, termasuk membuka peluang menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.

Ada beberapa faktor krusial yang membuat nama Bahlil berpotensi kuat masuk ke dalam bursa kepemimpinan nasional di masa depan:

1. Memegang Kendali Partai Golkar (Ketua Umum)

Faktor paling mutlak dalam politik Indonesia adalah tiket pencalonan dari partai politik. Saat ini, Bahlil merupakan Ketua Umum Partai Golkar. Dengan posisi strategis sebagai pucuk pimpinan salah satu partai terbesar di Indonesia, karpet merah untuk maju bertarung dalam kontestasi politik nasional dipastikan terbuka sangat lebar.

Baca Juga: Mendekati Pendaftaran, Partai Golkar Pindah Haluan Dukung Gus Ibin – Aushaf

2. Pengalaman Panjang di Pemerintahan

Secara kapasitas eksekutif, rekam jejak Bahlil terbilang matang. Ia dipercaya menjadi menteri lintas presiden, mulai dari era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala BKPM dan Menteri Investasi, hingga kini melanjutkan pengabdiannya sebagai Menteri ESDM di kabinet Presiden Prabowo Subianto.

3. Kombinasi Popularitas, Akseptabilitas, dan Elektabilitas

Dalam rumus politik, modal utama untuk menang pemilu mencakup tiga tahapan: masyarakat harus kenal (popularitas), lalu suka (akseptabilitas), hingga akhirnya mau memilih (elektabilitas).

Lewat pembawaan yang humoris, tidak antikritik, serta seringnya ia seliweran di media sosial tanpa jarak dengan masyarakat, Bahlil berhasil merangkul poin akseptabilitas tersebut. Jika modal sosial dan politik ini terus dipelihara, bukan tidak mungkin elektabilitas Bahlil menjelang tahun politik 2029 akan semakin berkilau.

 

 

 

Editor : rekian
#Pilpres 2029 #Mas Bahlil Ganteng #Ketua Umum Golkar #Kabinet Merah Putih #Prabowo Subianto