NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk menggandeng Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) Nganjuk memberikan pelatihan kepada perusahaan industri tembakau di Kota Angin. Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas hingga daya saing perusahaan hasil industri di Nganjuk.
Kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat Melalui Pelatihan Penerapan Fungsi Manajemen Perusahaan Bagi Industri Hasil Tembakau (IHT) Tahun 2026 tersebut berlangsung selama lima hari. Yakni mulai tanggal 21 hingga 25 Juli.
Sedangkan kemarin (21/7) kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Selain Handy, kegiatan juga diikuti langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Univervitas PGRI Mpu Sindok Dr. Indrian Supheni dan Kepala Disperindag Nganjuk Sri Handariningsih.
Indrian atau yang akrab disapa Indri mengatakan, pelatihan yang berlangsung di Hotel Front One Nganjuk itu bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pada perusahaan industri hasil tembakau. Harapannya, ketika kualitas SDM meningkat, produktifitas industri hasil tembakau dapat meningkat. “Semoga dengan adanya pelatihan ini perusahaan-perusahaan industri hasil tembakau di Nganjuk dapat lebih berkualitas,” ujarnya sembari mengatakan pelatihan diikuti oleh 60 orang dari perwakilan perusahaan industri hasil tembakau.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Dia berharap pelatihan yang digelar selama lima hari itu dapat berdampak pada kualitas perusahaan industri hasil tembakau. “Manfaatkan waktu pelatihan dengan sebaik mungkin,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : Karen Wibi