Bupati Marhaen Djumadi Promosikan Kesenian Kabupaten Nganjuk di TMII

Karen Wibi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 13:02 WIB
PROMOSI KOTA ANGIN: Bupati Marhaen Djumadi dan Wabup Trihandy saat di TMII. (karen wibi/jprk)
PROMOSI KOTA ANGIN: Bupati Marhaen Djumadi dan Wabup Trihandy saat di TMII. (karen wibi/jprk)

Pemkab Tampil Memukau di Harmoni Budaya

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Pemerintah Kabupaten Nganjuk  mempromosikan kekayaan seni dan budaya daerah melalui pagelaran Harmoni Budaya Kabupaten Nganjuk di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (18/7) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya Nganjuk kepada masyarakat luas, khususnya warga perantauan di Jabodetabek.

Pagelaran yang dimulai pukul 20.00 WIB itu menyuguhkan kolaborasi teater kontemporer dengan wayang kulit melalui lakon Sang Seno yang dibawakan Dalang Ki R. Akbar Syahalam, S.Sn.

Acara dibuka secara simbolis dengan penyerahan gunungan oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro.

MEMBANGGAKAN: Kang Marhaen menyerahkan gunungan pada Dalang Ki R.Akbar Syahalam. (karen wibi/jprk)
MEMBANGGAKAN: Kang Marhaen menyerahkan gunungan pada Dalang Ki R.Akbar Syahalam. (karen wibi/jprk)


Bupati Marhaen Djumadi menegaskan, pelestarian Kesenian dan budaya harus berjalan beriringan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, perpaduan teater modern dan wayang kulit menjadi salah satu inovasi untuk menarik minat generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya.

"Budaya adalah jati diri bangsa. Melalui pertunjukan ini kami ingin mengenalkan kekayaan seni Nganjuk sekaligus mengajak generasi muda mencintai warisan leluhur," ujarnya.

Kang Marhaen menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan Wayang Timplong sebagai salah satu warisan budaya khas Kabupaten Nganjuk kepada masyarakat nasional.

MEMUKAU: Penampilan kesenian Kota Angin memukau penonton di TMII. (karen wibi/jprk)
MEMUKAU: Penampilan kesenian Kota Angin memukau penonton di TMII. (karen wibi/jprk)
Selain mengenalkan kesenian, Marhaen turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah.
Di antaranya penataan kawasan pedestrian Jalan Ahmad Yani, perluasan jaringan CCTV, pengembangan program Nganjuk Smart City, hingga percepatan pembangunan Kawasan Industri Nganjuk (KING) untuk membuka lapangan pekerjaan.
Sementara di sektor pertanian, Nganjuk terus memperkuat posisinya sebagai daerah lumbung pangan. Kabupaten ini juga dipercaya menjadi pilot project nasional pengembangan kedelai dan bawang merah.
Melalui keikutsertaan di panggung budaya nasional tersebut, Pemkab berharap seni dan budaya lokal semakin dikenal sekaligus mampu menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya Indonesia. (wib/tyo)
Editor : Miko
Harmoni Budaya Taman Mini Indonesia Indah pemkab nganjuk jakarta