Akhir Bulan Sekolah Rakyat Harus Mulai KBM

Karen Wibi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 19:26 WIB
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan,dari data terakhir,jumlah siswa untuk jenjang SD belum bisa memenuhi kuota yang ditentukan.Dan juga pembangunan bangunan Sekolah Rakyat masih jauh dari kata siap.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan,dari data terakhir,jumlah siswa untuk jenjang SD belum bisa memenuhi kuota yang ditentukan.Dan juga pembangunan bangunan Sekolah Rakyat masih jauh dari kata siap. (karen wibi/jprk)

Akhir Bulan Sekolah Rakyat Harus Mulai KBM
NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat (SR) Nganjuk harus dilaksanakan akhir bulan ini. Ironisnya, hingga kemarin (22/7),  pembangunan gedung dan pemenuhan kuota siswa belum tercapai. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, dari data terakhir, jumlah siswa untuk jenjang SD belum bisa memenuhi kuota yang ditentukan. “Kuotanya adalah 90 siswa. Namun sampai sekarang masih kurang dari 30 siswa,” ujarnya. 
Marhaen menjelaskan, untuk tingkat SD, kuota yang dibutuhkan adalah 90 siswa. Nantinya ke 90 siswa tersebut akan dibagi ke dalam tiga kelas. Masing-masing kelas akan diisi oleh 30 siswa. Sayangnya, hingga data terakhir, jumlah pendaftar untuk tingkat SD masih berjumlah 19 siswa.
Tentu jumlah tersebut jauh dari kata cukup. Karena dengan kondisi itu, akan ada dua bangunan kelas yang dipastikan tidak bisa digunakan. “Sekarang masih kami kebut untuk mencari siswa. Tenggat waktunya sampai akhir bulan mendatang,” tambahnya sembari mengatakan calon siswa Sekolah Rakyat berasal dari desil satu dan dua.
Lebih lanjut, pekerjaan rumah (PR) tidak hanya datang dari kondisi minimnya siswa. Melainkan juga dari pembangunan bangunan Sekolah Rakyat yang belum juga rampung. Hingga informasi terakhir, progres pembangunan Sekolah Rakyat masih jauh dari kata siap. Padahal, sesuai jadwal, KBM di sekolah yang berada di Kecamatan Gondang itu wajib berlangsung pada 31 Juli mendatang. “Kami sudah imbau kepada kontraktor untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat. Salah satunya dengan penambahan jumlah pekerja,” tandasnya.
Kini Pemkab Nganjuk sedang menunggu kepastian jadwal KBM di Sekolah Rakyat. Sembari menunggu, kata Marhaen, Pemkab Nganjuk juga tengah menyiapkan guru-guru yang rencananya akan diperbantukan di sekolah yang pembangunannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) tersebut. “Rekrutmen dari Kementerian Sosial. Namun jika kurang, Pemkab Nganjuk siap membantu tenaga pendidik,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
jumlah siswa untuk jenjang SD belum memenuhi kuota KBM wajib berlangsung pada 31 juli pemkab nganjuk Sekolah Rakyat kecamatan gondang