Radar Nganjuk – Desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu hal penting dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial pemerintah.
Data tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
Karena itu, masyarakat yang merasa kondisi ekonominya sudah berubah atau data yang tercatat tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya dapat mengajukan perbaikan data.
Perlu diketahui, desil tidak bisa diturunkan sendiri oleh masyarakat melalui website atau aplikasi. Perubahan dilakukan melalui mekanisme usulan, verifikasi, dan validasi oleh pihak yang berwenang.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Bertahap, Cek Status NIK Sekarang
Mengenal Pembagian Desil DTSEN
DTSEN mengelompokkan masyarakat ke dalam 10 desil berdasarkan tingkat kesejahteraan.
Pembagiannya secara umum sebagai berikut:
-
Desil 1: sangat miskin
-
Desil 2: miskin
-
Desil 3: hampir miskin
-
Desil 4: rentan miskin
-
Desil 5: menengah bawah
-
Desil 6: menengah
-
Desil 7: menengah atas
-
Desil 8: mapan
-
Desil 9: kaya
-
Desil 10: sangat kaya
DTSEN sendiri merupakan basis data yang mengintegrasikan sejumlah sumber data sosial dan ekonomi pemerintah serta dipadankan dengan data kependudukan.
Data tersebut kemudian digunakan sebagai salah satu dasar dalam penyaluran program pemerintah, termasuk bantuan sosial.
Baca Juga: Bansos Kemensos Triwulan III 2026 Cair Agustus, Cek Penerima dan Desil di Sini
Desil Mana yang Diprioritaskan untuk Bansos?
Pada 2026, pemerintah memprioritaskan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah dalam berbagai program bantuan sosial.
Namun, masuk desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang pasti menerima PKH, BPNT, atau bantuan lainnya.
Setiap program memiliki kriteria dan mekanisme penetapan penerima masing-masing.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya melihat angka desil, tetapi juga memastikan data kependudukan dan kondisi sosial ekonominya tercatat dengan benar.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Bertahap, Cek Status NIK Sekarang
Cara Mengajukan Perubahan Desil Bansos
Bagi masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pengajuan perbaikan data dapat dilakukan melalui pemerintah daerah atau pemerintah desa/kelurahan sesuai mekanisme yang berlaku.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
-
Datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai domisili.
-
Siapkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai dokumen pendukung.
-
Sampaikan bahwa ingin mengajukan perbaikan atau pembaruan data sosial ekonomi.
-
Data yang diajukan akan diproses sesuai mekanisme verifikasi dan validasi.
-
Petugas dapat melakukan pengecekan terhadap kondisi sosial ekonomi pemohon.
-
Apabila hasil verifikasi memenuhi ketentuan, data akan diproses untuk pemutakhiran pada sistem yang digunakan pemerintah.
Artinya, perubahan desil bukan sekadar mengajukan permintaan agar angka desil menjadi lebih rendah.
Kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya menjadi dasar dalam proses verifikasi.
Baca Juga: Kabar Baik, Bansos Rp600 Ribu Cair Sekaligus Bulan Ini! Begini Cara Ceknya
Syarat Umum Penerima Bansos 2026
Secara umum, calon penerima bantuan sosial harus memenuhi ketentuan program yang berlaku.
Beberapa persyaratan yang biasanya menjadi bagian dari penetapan penerima antara lain:
-
Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
-
Memiliki KTP dan Kartu Keluarga yang masih berlaku.
-
Tercatat dalam basis data sosial ekonomi pemerintah.
-
Memenuhi kriteria sosial ekonomi sesuai program bantuan yang dituju.
-
Tidak termasuk kelompok yang dikecualikan berdasarkan ketentuan program.
Untuk PKH, BPNT, bantuan beras, maupun program lainnya, ketentuan penerima dapat berbeda. Karena itu, terdaftar dalam DTSEN atau berada pada desil tertentu belum tentu menjadi jaminan seseorang mendapatkan semua jenis bansos.
Baca Juga: Cara Daftar dan Cek Bansos 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Jangan Salah Paham soal Desil Bansos
Masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang menawarkan cara cepat untuk menurunkan desil agar otomatis mendapatkan bantuan.
Tidak ada cara instan untuk mengubah kondisi desil hanya dengan mengganti data secara mandiri.
Jika data yang tercatat memang tidak sesuai dengan kondisi keluarga, jalur yang tepat adalah mengajukan perbaikan melalui mekanisme resmi agar dapat diverifikasi.
Dengan data yang diperbarui sesuai kondisi sebenarnya, pemerintah diharapkan dapat menyalurkan bantuan kepada keluarga yang memang memenuhi kriteria dan membutuhkan.
Editor : Miko