Inovasi Dinas PUPR Nganjuk
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Menemukan jalan berlubang atau jembatan rusak di Kabupaten Nganjuk kini bisa langsung dilaporkan lewat ponsel.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk menyediakan aplikasi SIMOJJANG (Sistem Informasi Monitoring Jalan dan Jembatan Kabupaten Nganjuk) untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan kerusakan infrastruktur.
Aplikasi tersebut menjadi salah satu upaya Dinas PUPR Nganjuk memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik.
Selain digunakan untuk memantau kondisi jalan dan jembatan, SIMOJJANG juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut melaporkan kerusakan yang ditemukan di lapangan.
Laporan dari warga nantinya menjadi salah satu sumber informasi bagi petugas untuk mengetahui kondisi infrastruktur sekaligus menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan.
Cara Melaporkan Jalan Rusak
Untuk membuat laporan, masyarakat dapat menggunakan ponsel Android. Aplikasi SIMOJJANG bisa dicari dan diunduh melalui Google Play Store.
Setelah aplikasi terpasang, pengguna cukup membukanya dan memilih menu “Lapor Kerusakan”.
Selanjutnya, pengguna akan diarahkan menuju peta ruas jalan di wilayah Kabupaten Nganjuk. Peta tersebut dapat diperbesar untuk menemukan lokasi jalan atau jembatan yang mengalami kerusakan.
Setelah ruas jalan sesuai ditemukan, pengguna dapat kembali menekan menu “Lapor Kerusakan” untuk melanjutkan pengisian laporan.
Foto Kerusakan Wajib Disertakan
Berikutnya, pengguna perlu mengisi sejumlah data pada formulir yang tersedia.
Data tersebut antara lain nama pelapor, nomor telepon, serta jenis kerusakan yang ditemukan. Pelapor juga perlu menyertakan foto kondisi jalan atau jembatan.
Foto bisa diambil langsung menggunakan kamera melalui aplikasi maupun dipilih dari galeri ponsel.
Setelah seluruh informasi dirasa lengkap, laporan tinggal dikirim dengan menekan tombol “Kirim”.
Laporan yang masuk kemudian dapat menjadi bahan bagi tim teknis Dinas PUPR untuk melakukan verifikasi. Dari hasil verifikasi tersebut, petugas dapat menentukan langkah penanganan terhadap kerusakan yang dilaporkan.
Warga Bisa Ikut Mengawasi Infrastruktur
Kehadiran SIMOJJANG membuat masyarakat memiliki saluran yang lebih praktis untuk menyampaikan temuan di lapangan.
Sebab, kerusakan jalan atau jembatan terkadang ditemukan warga jauh sebelum petugas melakukan pengecekan secara langsung. Dengan adanya laporan tersebut, informasi mengenai kondisi infrastruktur dapat lebih cepat diterima oleh instansi terkait.
Pada akhirnya, aplikasi ini tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai penerima pelayanan. Warga juga bisa ikut mengambil bagian dalam mengawasi kondisi jalan dan jembatan di lingkungannya.
Jika dimanfaatkan dengan baik, laporan masyarakat dapat membantu pemerintah menentukan prioritas penanganan sehingga infrastruktur yang rusak bisa segera mendapat perhatian.
Editor : Miko