Gempa M4.5 Guncang Pacitan Jawa Timur, Getarannya Dirasakan hingga Malang

rekian • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 05:35 WIB
Penjelasan BMKG terkait gempa Pacitan Jawa Timur
Penjelasan BMKG terkait gempa Pacitan Jawa Timur

 

PACITAN, RadarNganjuk.jawapos.com – Wilayah Pacitan, Jawa Timur dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis dini hari, 3 September 2026 pukul 03.52.36 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M4.5. Episenter gempa terletak di laut pada koordinat 9.10 LS; 111.29 BT, atau 104 km arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur dengan kedalaman 36 km.

Baca Juga: BMKG Juanda Prakirakan Cuaca Jawa Timur Dominan Cerah, Waspadai Potensi Hujan Ringan dan Kabut

Berdasarkan data BMKG, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut.

Getaran gempa dirasakan di Pacitan dengan skala intensitas III MMI. Artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, seperti ada truk bermuatan melintas. 

Baca Juga: BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca Gempa Flores M 7,7, Sebanyak 81 Kali Dirasakan Warga

Sementara di Lumajang, Malang, Blitar, dan Tulungagung gempa dirasakan dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan sedikit orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Baca Juga: Gempa Besar Guncang NTT, BMKG Keluarkan Dua Kali Peringatan Dini Tsunami

BMKG memastikan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hal itu berdasarkan hasil pemodelan dari pusat gempa dan kedalamannya.

"Hingga pukul 04.22.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock," tulis Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi dalam rilis resmi, Kamis (3/9/2026).

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal @infoBMKG, website http://www.bmkg.go.id.

Editor : rekian
Sumber : BMKG
bmkg pacitan gempa tsunami jawa timur