Target PAD Kabupaten Nganjuk Naik Rp 33 M

Karen Wibi • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 05:44 WIB
SEPAKAT: Bupati Marhaen Djumadi tanda tangan PAK APBD 2026 disaksikan Ketua DPRD Tatit Heru Tjahjono. Target PAD naik Rp 33 M. (karen wibi/jprk)
SEPAKAT: Bupati Marhaen Djumadi tanda tangan PAK APBD 2026 disaksikan Ketua DPRD Tatit Heru Tjahjono. Target PAD naik Rp 33 M. (karen wibi/jprk).

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk harus lebih berusaha keras untuk memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD). Karena pada Senin (22/9), DPRD Nganjuk bersama Pemkab Nganjuk sepakat untuk meningkatkan target PAD. Kesepakatan itu tertuang dalam rapat paripurna yang membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Nganjuk dan Pemkab Nganjuk sepakat untuk menaikkan target PAD sekitar Rp 33 miliar. “Setelah evaluasi antara DPRD dan pemerintah daerah, Pemkab Nganjuk ditarget untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Sebelumnya Pemkab Nganjuk memiliki target PAD senilai Rp 577 miliar. Setelah dievaluasi oleh DPRD Nganjuk, target PAD Nganjuk menjadi Rp 610 miliar. Tentu peningkatan target PAD Nganjuk adalah pekerjaan rumah (PR) yang cukup berat. Terlebih peningkatan target PAD terjadi dalam masa efisiensi. Meski demikian, Marhaen mengaku optimis jika Pemkab Nganjuk akan mampu memenuhi target tersebut.

Kini, sembari menunggu raperda Perubahan APBD disahkan menjadi perda, Pemkab Nganjuk terus memetakan potensi-potensi PAD. Dengan harapan target yang diberikan dapat terpenuhi di akhir tahun mendatang.

Lebih lanjut, Marhaen juga mengatakan perubahan target PAD adalah hal yang wajar. Di tahun lalu Pemkab Nganjuk juga mendapat PR yang sama. Perubahan target PAD dari Rp 545,37 miliar menjadi Rp 587,2 miliar. Hasilnya, di akhir 2025, Pemkab Nganjuk berhasil memenuhi target PAD yang sudah ditetapkan. “Kami yakin 100 persen akan memenuhi target PAD di akhir tahun mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengatakan raperda tentang Perubahan APBD 2026 sedang dikirimkan ke Gubernur Jawa Timur (Jatim) untuk dicek. Setelah klir, raperda tersebut dapat disahkan menjadi perda. “Waktunya adalah 14 hari kerja,” ujarnya. 

Editor : rekian
Target PAD Kabupaten Nganjuk Naik Rp 33 M Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono Kabupaten Nganjuk jawa timur