Hari apes dialami oleh Boscu asal Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro.
Awal pekan lalu, Boscu pusing tujuh keliling.
Mbak Sri, istrinya mencureng seharian. Karena dia baru tahu jika burung Boscu yang terbang itu harganya tidak Rp 100 ribu atau Rp 200 ribu. Namun, jutaan rupiah.
Biyuh-Biyuh…
Kejadian terungkap saat Boscu sambat ke Mbak Sri. “Aduh muraiku hilang,” ujar Boscu dengan lesu.
Mbak Sri dengan santai menganggap keluhan itu hal biasa.
Karena Boscu, awalnya mengaku hanya membeli murai Rp 100 ribu.
Namun, setelah Boscu berterus terang, Mbak Sri langsung ngamuk.
Boscu membeli burung itu sekitar satu tahun lalu.
Harganya tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp 5 juta.
Tentu burung tersebut memiliki banyak kemampuan.
Salah satunya lantang saat berkicau. Kemampuan itu yang membuat Boscu terpikat.
Setelah dibeli, burung tersebut masih sangat jago.
Sudah tak terhitung berapa lomba yang dimenangkan burung tersebut. Boscu benar-benar menyayangi burung itu.
Namun petaka tiba. Awal pekan lalu, Boscu berniat memandikan burung itu di depan rumahnya.
Tidak ada yang aneh. Hingga tiba-tiba saja, burung tersebut lepas dari sangkar.
Saat baru dibuka, burung tersebut langsung melarikan diri.
“Burungku ilang…burungku ilang…burungku ilang…,” teriak Boscu.
Tentu teriakan itu langsung terdengar warga sekitar. Mereka mendatangi Boscu.
Pikir mereka, ada sesuatu yang terjadi pada Boscu. Ternyata benar, burung milik Boscu terbang.
Burung tersebut terlihat bertengger di salah satu dahan. Warga yang melihatnya langsung berbondong-bondong untuk menangkapnya.
Namun hasilnya nihil. Burung milik Boscu malah terbang lebih jauh lagi.
Saat itu juga, Boscu langsung membuat sayembara. Isinya, barang siapa yang berhasil menangkap burung milik Boscu, dia akan mendapat hadiah.
Hadiahnya lumayan banyak. Yaitu Rp 2 juta! Uang tersebut akan diberikan secara cash.
Tentu warga yang mengetahui hal itu langsung tertarik. Kapan lagi bisa dapat Rp 2 juta dari menangkap burung.
Namun ternyata menangkap burung yang lepas itu bukan perkara mudah. Karena hingga saat ini burung tersebut belum tertangkap.
Jadi warga yang ingin mendapat Rp 2 juta dengan cuma-cuma bisa langsung ke Sukomoro. Tapi syaratnya harus bisa menangkap burung murai milik Boscu.
Bukan burung yang lain. (wib)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira