AKSI pencurian yang dilakukan oleh Boscu dan temannya nyaris saja berhasil. Itu jika mereka tidak panik.
Tapi apa mau dikata. Keduanya panik.
Alhasil aksi mereka ketahuan. Boscu dan temannya akhirnya tertangkap warga dan masuk bui.
Kejadian lucu itu terjadi bulan lalu. Saat Boscu dan temannya nekat mencuri diesel di area persawahan.
Mereka nekat melakukan pencurian itu dengan satu alasan. Butuh duit untuk merayakan pesta tahun baru.
Boscu yang pikirannya pendek langsung merencanakan aksi pencurian.
Sasarannya adalah diesel yang berada di area persawahan. Lokasinya tak jauh dari rumah mereka di Kecamatan Loceret.
Aksi pencurian itu dilakukan malam hari. Dengan tujuan agar tidak ketahuan warga.
Mula-mula, Boscu dan temannya datang mengendarai sepeda motor. Mencari diesel yang sepertinya mudah untuk dibawa kabur.
Setelah muter-muter, Boscu menemukan satu diesel sasaran. Tak dikunci apalagi digembok.
Benar-benar hanya diletakkan di area persawahan. “Rejeki nomplok nemu diesel nganggur di sawah,” kata Boscu.
Keduanya tak ingin membuang waktu. Aksi pencurian langsung dilakukan.
Hasilnya dapat diduga. Boscu berhasil mengambil diesel.
Barang curian itu lalu dibawa menuju sepeda motor yang sudah berada di jalan raya.
Namun Boscu dan temannya ini memiliki satu kelemahan. Keduanya gampang panik.
Maklum, mereka baru pertama kali melakukan pencurian. Karena memang, saat itu, Boscu dan temannya sedang kepepet.
Kelemahan tersebut ternyata benar membawa petaka. Baru saja hendak kabur, mereka bertemu seseorang.
Mulanya orang itu tidak curiga. Pikirnya mungkin Boscu dan temannya itu memang pemilik sah diesel tersebut.
“Monggo...,” sapa pria tersebut. Sapaan itu malah membuat Boscu dan temannya panik.
Dengan segera keduanya langsung kabur terbirit-birit. Pikirnya orang tersebut adalah pemilik diesel.
Hal itu malah membuat pria tersebut curiga. Dia lalu mengejar Boscu dan temannya.
Hingga warga sekitar yang curiga juga melakukan hal yang sama. Alhasil Boscu jadi kejar-kejaran warga sekitar.
Singkat cerita Boscu tertangkap. Dia dimintai keterangan oleh warga.
Saat itu juga Boscu mengaku. Dia mengaku mencuri diesel tersebut karena kepepet.
Butuh uang untuk tahun baru. Warga yang geram langsung menghadiahi Boscu dan temannya itu dengan bogem mentah.
Telak menghantam wajah Boscu. Sejurus kemudian keduanya dibawa ke kantor polisi.
Kini Boscu dan temannya harus mendekam di jeruji besi. Biyuh-Biyuh.(wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira