NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Boscu benar-benar kebangetan. Bagaimana tidak, dia tega membobol rumah tetangganya. Ironisnya, barang yang dicuri tidak hanya barang berharga tetapi barang-barang dengan harga receh juga diembat. Salah satunya adalah telur ayam seberat 1 kilogram (kg) yang akan jadi lauk tetangganya saat makan sahur.
Kejadian itu terjadi awal pekan lalu. Saat itu, tetangga Boscu berangkat untuk salat tarawih. Sebelum tarawih bersama istrinya, dia mengecas handphone miliknya. Handphone tersebut dicas di dalam kamar.
Singkat cerita, satu jam kemudian, tetangga Boscu pulang. Dia berniat untuk mengecek handphone miliknya. Namun betapa kaget ketika tetangga Boscu mengetahui handphone miliknya sudah tidak ada di tempat. Saat menoleh ke arah jendela kamar, dia melihat jendela miliknya sudah rusak. Dicongkel secara paksa dari luar. “Saya kaget karena sebelumnya jendela di kamar dalam keadaan tertutup rapat,” ujarnya.
Tetangga Boscu bergegas mengecek seisi rumah. Ternyata barang-barang miliknya sudah berantakan. Selain handphone, uang tunai senilai Rp 2,3 juta miliknya juga hilang. Padahal uang tersebut sudah tersimpan rapi di dalam lemari. Selain itu, kartu ATM, buku tabungan, hingga surat berharga di dalam lemari juga hilang. Semuanya hilang dicuri.
Tentu tetangga Boscu langsung lemas. Dia lalu melanjutkan untuk mengecek kondisi dapur. Ternyata kondisi dapur sama ngenesnya dengan kondisi kamar. Bagaimana tidak, dua tabung elpiji miliknya juga disikat oleh Boscu. Hilang tak bersisa.
Namun yang lebih parah, saat mengecek tudung saji, telur ayam miliknya juga hilang. Sebelumnya, di sore hari, dia sempat membeli telur 1 kilogram. Telur itu rencananya akan digunakan untuk lauk sahur. Namun ternyata telur-telur tersebut juga sudah dicuri oleh Boscu. “Healah…telur 1 kilo saja sampai diembat. Benar-benar maling kere,” tambahnya.
Mengetahui rumahnya dibobol, korban segera melapor ke polisi. Dia menduga pelakunya adalah Boscu. Karena selama ini, Boscu dikenal sebagai pencuri yang raja tega. Tega mengembat semua barang milik korbannya. Mulai barang berharga hingga tidak berharga. Biyuh-Biyuh.
Mendapat laporan itu, polisi segera memburu Boscu. Semoga Boscu segera tertangkap dan tidak mencuri lagi. Apalagi, saat ini Bulan Suci Ramadan, saatnya Boscu bertobat.
Editor : rekian