ADA-ada saja kelakuan Boscu saat sedang mabuk. Bukannya beristirahat, Boscu malah memiliki kebiasaan unik. Yakni berkeliling ke kampung-kampung untuk mencuri barang-barang yang tergeletak di depan rumah. Hingga akhirnya aksinya itu membuat Boscu harus berurusan dengan warga.
Kejadian terakhir terjadi pada awal pekan lalu, Boscu baru saja pesta minuman keras (miras) di rumah temannya yang berada di Kecamatan Prambon. Menjelang subuh, Boscu bergegas untuk pulang. Pemuda berusia 30 tahun itu pulang dengan mengendarai sepeda motor seorang diri.
Namun Boscu tidak langsung menuju ke rumah. Melainkan berkeliling ke beberapa kampung. Tujuannya? Tentu untuk mencuri barang-barang yang masih tergeletak di depan rumah warga. Hingga Boscu melewati sebuah rumah toko (ruko) di tepi jalan. Saat lewat, Boscu menemukan benda yang dianggap berharga. Apa itu? “Kursi plastik berwarna putih,” ujar Boscu.
Ya benar, barang yang hendak dicuri oleh Boscu hanya sebuah kursi plastik berwarna putih. Bagi orang biasa, barang tersebut tidak berharga. Namun bagi pria yang sedang mabuk itu, kursi plastik berwarna putih itu benar-benar berharga.
Boscu sempat melewati ruko itu. Sedetik kemudian, Boscu berbalik arah. Dirinya melihat situasi dan kondisi di sekitar lokasi. Setelah benar-benar aman, Boscu langsung membawa kabur kursi plastik tersebut. Ternyata, aksi yang dilakukan oleh Boscu terekam CCTV. Wajah Boscu terekam jelas. Hingga akhirnya, oleh si pemilik toko, kejadian itu diupload di media sosial. Tak butuh waktu lama hingga akhirnya masyarakat membocorkan nama hingga alamat lengkap dari Boscu. Usut punya usut, aksi yang dilakukan oleh Boscu bukan menjadi yang pertama kali. Melainkan sudah berkali-kali. Diketahui, setiap mabuk, Boscu memiliki kebiasaan untuk mencuri barang-barang.
Hingga akhirnya, oleh si pemilik kursi, Boscu dilaporkan ke polisi. Bukan karena kursi plastik warna putihnya hilang. Melainkan karena Boscu dianggap menggangu ketertiban di lingkungan tersebut. Akibatnya, Boscu harus meringkuk di balik jeruji besi. “Saya kalau sedang mabuk memang suka tidak sadar sudah mengambil barang-barang,” dalih Boscu. (wib/tyo)
Editor : rekian