Rusak Spion Mobil Patroli, Boscu Harus Masuk Bui

Karen Wibi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04:21 WIB
ilustrasi afrizal saiful mahbub/jprk
ilustrasi afrizal saiful mahbub/jprk

 

ENTAH apa yang sedang dipikirkan oleh Boscu. Hanya karena iseng, pengangguran asal Kecamatan Loceret itu harus berurusan dengan pihak kepolisian.  

Kejadian yang bikin geleng-geleng kepada itu terjadi beberapa pekan lalu. Yakni, ketika Boscu dan teman-temannya baru saja pulang dari latihan pencak silat. Namun bukannya langsung pulang, Boscu dan teman-temannya malah bikin onar. Caranya? Yakni dengan bleyer-bleyer di wilayah Kecamatan Loceret. “Saya ikut ya untuk seru-seruan,” ujar Boscu.

Boscu yang merasa jagoan tidak hanya ikut bleyer-bleyer. Namun, juga ikut menakut-nakuti warga sekitar. Caranya adalah dengan mengayunkan sebuah batang kayu dengan panjang sekitar satu meter. “Saya tidak ada niat menyakiti orang,” tambahnya.

Baca Juga: Mabuk, Boscu Berubah Jadi Pencuri Kursi Plastik

Perjalanan berlanjut hingga ke salah satu perempatan yang berada di Kecamatan Loceret. Kebetulan, waktu itu, terdapat mobil polisi yang sedang patroli. Namun bukannya melipir atau melarikan diri, Boscu malah mendekati mobil tersebut.

Hingga tiba-tiba saja, Bruakkk…, kayu yang dibawa oleh Boscu dihantamkan ke spion mobil polisi tersebut. Hasilnya? Spion dari mobil tersebut rusak parah. Bahkan beberapa bagiannya hingga terlepas dan jatuh ke jalanan. Boscu yang baru saja melakukan aksi itu malah tertawa puas. Dia lalu melarikan diri bersama teman-temannya.

Namun Boscu tak sadar jika aksi itu terekam oleh CCTV. Bahkan wajah Boscu terlihat dengan jelas ketika melakukan aksi yang katanya iseng itu. Hingga akhirnya, dalam hitungan jam, Boscu berhasil ditangkap di rumahnya.

Baca Juga: Boscu Memakai Cincin, Damkarmat Nganjuk Kerepotan

Apakah Boscu ketakutan? Tentu saja. Pria tersebut terlihat gagap ketika harus menjawab banyak pertanyaan dari polisi. Namun polisi tak mau mendengar alasan dari Boscu. Detik itu juga Boscu langsung dibawa ke Polsek Loceret untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kini, akibat isengnya itu, Boscu harus mendekam di balik jeruji besi. Pikiran sesaat untuk merusak spion mobil patroli harus berakhir runyam. Boscu harus masuk penjara. Sedangkan teman-temannya? Tentu saja mereka masih bebas. “Saya benar-benar menyesal karena sudah merusak spion mobil polisi,” pungkasnya. 

Editor : rekian
onar boscu polres nganjuk biyuh-biyuh silat