Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mengenal Nama Dusun dan Desa Unik di Kota Angin (6) Warga Jepang Pakai Bahasa Jawa setiap Hari

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 24 September 2024 | 19:36 WIB

Dusun Jepang menjadi salah satu dusun yang memiliki nama unik. Meski bernama Jepang tetapi warga di sana tidak menggunakan bahasa atau hal-hal yang berbau dengan Jepang.
Dusun Jepang menjadi salah satu dusun yang memiliki nama unik. Meski bernama Jepang tetapi warga di sana tidak menggunakan bahasa atau hal-hal yang berbau dengan Jepang.
 

JP Radar Nganjuk - Dusun Jepang menjadi dusun paling timur di Desa Bodor, Kecamatan Pace. Sekitar satu kilometer (km) dari Balai Desa Bodor. Melewati jalan raya Kecamatan Pace-Sukomoro ke arah selatan.

Jika mendengar namanya, tentu masyarakat akan menganggap Dusun Jepang  memiliki hubungan yang erat dengan negeri Matahari Terbit. Namun ternyata hal itu sangat berbeda. Bedanya hingga 180 derajat. “Di Dusun Jepang tidak ada unsur Jepang sama sekali,” terang Moh Thohir, salah satu sesepuh dusun.

Mulai dari bangunan, di Dusun Jepang tidak ada bangunan Jepang di sana. Mayoritas rumah warga seperti rumah pada umumnya di Indonesia. Bahkan beberapa rumah di dusun tersebut masih bergaya Jawa. Dengan halaman rumah yang sangat luas.

Bukan hanya soal bangunan rumah. Dusun tersebut juga tak memiliki warga yang mampu berbahasa Jepang. Mayoritas warga menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. “ Di sini juga tidak ada warga negara Jepang. Semuanya Indonesia,” tambah pria yang akrab disapa Mbah To tersebut.

Mbah To menjelaskan, nama Dusun Jepang diambil sebagai identitas jika di dusun tersebut merupakan rute penjajah Jepang. Dengan menyebut Dusun Jepang, pejuang kemerdekaan bisa menghindari tentara Jepang. Sehingga, mereka bisa melarikan diri atau bersembunyi jika tentara Jepang mengejar.

Meski demikian, setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, nama Dusun Jepang tetap dipakai hingga sekarang. Ini karena nama itu dianggap unik dan mudah diingat. Sehingga, warga di sana sepakat untuk tetap menggunakannya.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#desa unik #nganjuk #jepang #KOTA ANGIN