Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mengenal Nama Dusun dan Desa Unik di Kota Angin (26) Kelurahan Kramat karena Jenazah Prajurit Jogja Tak Berbau

Redaksi Radar Nganjuk • Rabu, 6 November 2024 | 22:57 WIB
Kelurahan Kramat karena Jenazah Prajurit Jogja Tak Berbau
Kelurahan Kramat karena Jenazah Prajurit Jogja Tak Berbau

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Di Kecamatan Nganjuk ada satu kelurahan yang mempunyai nama unik. Yakni Kelurahan Kramat. Warga sekitar percaya bahwa nama Kramat diambil dari kata ‘Keramat’ yang berarti kesaktian, kemuliaan, atau kesucian. Karena zaman dulu ada prajurit dari Keraton Jogjakarta yang memiliki kesaktian meninggal di sana.  

“Prajurit yang sakti dari Keraton Jogjakarta itu bernama Ki Ageng Mukaromat meninggal dunia di sini,” ujar Sesepuh Kelurahan Kramat Masngudi. Pria yang akrab disapa Mbah Dukut ini mengatakan saat ditemukan Ki Ageng Mukaromat berpakaian layaknya seorang prajurit kerajaan sudah meninggal dunia. Awalnya tak ada yang tahu posisi jenazah prajurit tersebut. Itu diketahui banyaknya burung yang mati di area ditemukannya mayat Ki Ageng Mukaromat.

“Setiap ada burung yang terbang lewat atasnya makam Ki Ageng Mukaromat pasti mati dan jatuh di sana. Akhirnya warga mencari tahu ada apa, setelah ditelusuri ternyata ada jenazah,” terangnya.

Laki-laki yang meninggal tersebut berpakaian layaknya prajurit kerajaan itu membawa pusaka. Kemudian ada secarik kertas bertuliskan nama data diri. Setelah itu, warga memutuskan untuk memberi nama desa tersebut Desa Kramat karena Ki Ageng Mukaromat dianggap memiliki kesaktian yang tidak dimiliki oleh warga biasa.

“Saat ditemukan pun tubuhnya masih utuh, dan tidak ada bau sama sekali. Makanya masyarakat tidak ngeh sama sekali kalau ternyata ada mayat. Mungkin burung-burung itu sebagai petunjuk agar mayat itu segera ditemukan warga,” ujar Mbah Dukut.

Ki Ageng Mukaromat ini bukanlah orang yang babat alas pertama kali desa tersebut. Karena yang babat alas Desa Kramat adalah Murawi. Yang mana Murawi adalah nenek moyang dari Mbah Dukut. Oleh karena itu, Mbah Dukut dipercaya oleh warga setempat sebagai sesepuh Kelurahan Kramat. (ica/tyo)

Editor : Redaksi Radar Nganjuk