Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mengenal Nama Dusun dan Desa Unik di Kota Angin (58) Kedondong Muncul karena Banyak Pohon Kedondong

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 10 Desember 2024 | 16:41 WIB

 

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kota Angin memang banyak nama desa yang diambil dari nama buah. Seperti Kelurahan Kedondong, Kecamatan Bagor. Nama kelurahan tersebut berasal dari buah kedondong yang tumbuh lebat di wilayah tersebut.

Hal ini diceritakan oleh tokoh sesepuh sekaligus mantan jogoboyo Kelurahan Kedondong, Kabul Akbar, 70 ditemani Lurah Kedondong Yoni Wahyudi. Dia mengatakan, bahwa yang pertama kali membabat alas tanah Kelurahan Kedondong adalah dua orang berasal dari Indramayu, Jawa Barat.

“Dari Indramayu itu mengungsi karena di sana terancam kelaparan atau pagebluk. Sehingga ada dua orang yakni Mbah Kaman Panjang dan Nyai Sirat Hayuning Jagat mengungsi ke area sini,” tuturnya.

Tak hanya di wilayah Kedondong, beberapa orang yang ikut bersama Mbah Kaman Panjang dan Nyai Sirat juga mengungsi. Namun lokasinya tersebar di beberapa kelurahan yang ada di Kabupaten Nganjuk. “Seperti mengungsi ke Begadung, Werungotok, itu juga pelarian orang dari daerah Jawa Tengah karena di sana sedang pagebluk,” imbuhnya.

Setelah mengungsi ke wilayah Kedondong, mereka menemukan banyaknya pohon kedondong. Sehingga, keduanya sepakat untuk memberikan nama Desa Kedondong. Dahulu setiap rumah pasti punya pohon kedondong. Saat ini sudah banyak ditebang karena akar pohon bisa merusak bangunan rumah jika sudah besar.  “Ya beberapa masih ada yang punya pohon kedondong, seperti juru pelihara makam Mbah Kaman Panjang dan Nyai Sirat itu harus punya pohon kedondong,” terangnya.

Dari pantauan koran ini kemarin, beberapa pekarangan rumah warga Kedondong juga masih banyak yang memiliki kedondong. Pohon  kedondong tumbuh subur di sana. (ica/tyo)

Editor : Redaksi Radar Nganjuk