Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Inilah Legenda Sumur Jalatunda, Konon Tercipta karena Pijakan Kaki Bima yang Marah

Endro Purwito • Rabu, 5 Maret 2025 - 03:30 WIB
Sumur Jalatunda
Sumur Jalatunda

 

JP Radar Nganjuk- Dataran Tinggi Dieng menyimpan banyak misteri. Salah satunya keberadaan sumur raksasa di sana. Namanya Sumur Jalatunda. Dikatakan sumur raksasa karena memiliki diameter kurang lebih 90 meter dan mempunyai kedalaman 100 meter.

Lubang sumur Dieng di Desa Pekasiran, Kabupaten Banjarnegara ini terbentuk akibat letusan gunung purba ratusan tahun silam.

Namun, hingga kini masih menyisakan sebuah lubang raksasa yang terisi air hujan dan mata air. Fenomena inilah yang menjadi salah satu tempat menarik di Dataran Tinggi Dieng.

Asal-usul nama dari sumur Jalatunda tersebut berasal dari cerita pewayangan atau mahabarata yang konon katanya digunakan sebagai tempat Penghubung Dunia dengan Bumi lapis ke tujuh (Sapta Pratala).

Di mana diyakini ada yang bersemayan di dalamnya seperti Antaboga, Antareja, dan Nagagini.

Menurut cerita yang berkembang di Masyarakat sumur tersebut adalah bekas pijakan kaki sang Bima yang saat itu sedang marah.

Lalu, keluarga Pandawa ini menancapkan kakinya ke tanah sehingga terbentuklah lubang raksasa.

Mitos unik yang ada di dataran tinggi Dieng ini adalah jika seseorang dapat melempar batu sampai di dinding ujung sumur jalatunda tersebut, maka permintaan atau cita-citanya dapat terkabulkan.

Dari mitos tersebut menjadi dasar penamaan sumur ini, berasal dari kata “Jala” berarti jaring, sementara “tunda” berarti yang belum terlaksana.

Jika diartikan, Sumur Jalatunda berarti sumur yang dapat menampung semua permintaan yang selama ini tertunda.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#legenda #sumur #mitos #jalatunda