Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

11 Peristiwa Penting Pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Dedy Nurhamsyah • Minggu, 13 April 2025 | 04:10 WIB
11 Peristiwa Penting Pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
11 Peristiwa Penting Pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

JP Radar Nganjuk - Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, berbagai kejadian penting terjadi yang berperan besar dalam membentuk awal sejarah negara Indonesia.

1. Pembentukan Pemerintahan Republik Indonesia (18 Agustus 1945)

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan sidang dan menetapkan UUD 1945 sebagai dasar hukum negara. Soekarno diangkat sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden. Kabinet pertama dibentuk pada 2 September 1945.

3. Pertempuran Lima Hari di Semarang (15–19 Oktober 1945)

Pertempuran ini terjadi antara rakyat Indonesia dan tentara Jepang yang belum sepenuhnya menyerah. Ini mencerminkan semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari pihak asing.

4. Pertempuran Surabaya (10 November 1945)

Insiden ini diawali dengan kematian Brigadir Jenderal Mallaby dari pihak Inggris. Perlawanan besar-besaran oleh rakyat Surabaya menjadi simbol perlawanan nasional, yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.

5. Agresi Militer Belanda I (21 Juli 1947)

Belanda melanggar kesepakatan Linggarjati dan melakukan serangan untuk menguasai kembali wilayah strategis Indonesia.

6. Perjanjian Renville (17 Januari 1948)

Perjanjian yang dibuat di kapal USS Renville menyatakan Indonesia harus menerima garis van Mook, yang menyebabkan beberapa wilayah penting jatuh ke tangan Belanda.

7. Agresi Militer Belanda II (19 Desember 1948)

Belanda melancarkan serangan ke Yogyakarta, ibu kota Indonesia saat itu, dan menangkap para pemimpin seperti Soekarno dan Hatta.

8. Serangan Umum 1 Maret 1949

TNI di bawah pimpinan Letkol Soeharto berhasil merebut Yogyakarta selama beberapa jam. Ini membuktikan kekuatan militer Indonesia masih solid dan berdampak pada posisi diplomatik Indonesia.

9. Konferensi Meja Bundar (23 Agustus – 2 November 1949)

Konferensi ini mempertemukan pihak Indonesia, Belanda, dan BFO di Den Haag. Hasilnya, Belanda sepakat untuk menyerahkan kedaulatan kepada Indonesia.

10. Pengakuan Kedaulatan oleh Belanda (27 Desember 1949)

Setelah KMB, Belanda secara resmi mengakui Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

11. Pembubaran RIS dan Kembali ke Negara Kesatuan (17 Agustus 1950)

Republik Indonesia Serikat (RIS) dibubarkan, dan Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan dengan nama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar nganjuk #Proklamasi #penting #Peristiwa #KOTA ANGIN