Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Bulan Januari 2024, Pasar Baru Kertosono Harus Mulai Beroperasi dengan Ekskalator

Ilmidza Amalia Nadzira • Rabu, 27 Desember 2023 | 16:38 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Dua ekskalator di Pasar Kertosono akhirnya dipasang kemarin. Setelah tergeletak sejak tiba di Kertosono pada Jumat (22/12), teknisi mulai mengerjakannya. Pemasangan eskalator itu menyebabkan belasan los di blok III harus dibongkar total.
Dari pantauan wartawan koran ini, belasan los di blok III telah dibongkar oleh tukang. Beruntung tidak ada pedagang yang menempatinya. Karena para pedagang di blok III sudah dipindah untuk sementara ke bagian depan. Sehingga, tidak menganggu transaksi jual beli.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo mengatakan,pemasangan dua ekskalator yang terkendala tempat itu menyebabkan pemasangan tidak bisa langsung dilakukan.

Karena dua eskalator butuh tempat yang luas untuk meletakkan dan memasang. Sehingga, ada 12 los yang dibongkar agar dua ekskalator bisa masuk. “Prosesnya sebelum dimasukkan dan dipasang kami izin ke disperindag dulu untuk membongkar los. Setelah itu pemindahan barang dan proses pemasangannya juga menunggu pembongkaran los dan kedatangan teknisinya,” terangnya.

Untuk target pembangunan lantai 2 Pasar Kertosono selesai kemarin. Namun, Gunawan menjelaskan selama ekskalator datang dan dipasang tidak melebihi 31 Desember maka tidak bisa pakai mekanisme denda untuk pembayaran akhirnya. “Insya Allah Januari sudah bisa dimanfaatkan semoga tidak ada kendala untuk pemasangannya,” harapnya.

Sementara itu, pemasangan dua ekskalator yang mengharuskan belasan los dibongkar itu didukung Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko. Hal itu juga sudah berdasarkan kesepakatan oleh para pedagang khususnya yang menempati blok III. “Sejak awal mereka sudah sepakat bahkan sudah kami sosialisasikan bahwa Pasar Kertosono ini nantinya akan seperti mal. Bukan lagi pasar tradisional, justru mereka mendukung sehingga tidak ada masalah selama proses pembongkaran lapaknya,” terangnya.

Selain pembongkaran los, hal yang disiapkan ke depan selama ada dua ekskalator adalah biaya tagihan listrik yang akan dibebankan kepada pihaknya. Namun, Haris belum mengetahui berapa kisaran pengeluaran operasional listrik yang harus dibayar setiap bulannya.
Meski begitu, dia yakin daya listrik yang telah terpasang di Pasar Kertosono masih mampu membuat dua unit ekskalator berfungsi. Sehingga, tidak perlu menambah daya listrik yang ada. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#nganjuk bangkit #pasar #eskalator #berita