NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Pemasangan dua eskalator di Pasar Baru Kertosono tidak bisa sehari. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo, pemasangan dua eskalator butuh waktu sekitar empat hari. Karena satu unit eskalator butuh waktu dua hari. Jadi, pada 31 Desember 2023, dua escalator akan siap beroperasi. “1 Januari 2024 sudah bisa digunakan Pasar Baru Kertosono,” tandasnya.
Dua eskalator tersebut akan menjadi akses naik ke lantai dua dan turun ke lantai 1. Pengunjung tidak perlu capek-capek naik tangga jika mau berbelanja di lantai 2. Cukup berdiri di escalator maka akan diantar ke lantai 2 dan sebaliknya.
Gunawan menjelaskan, eskalator di Pasar Baru Kertosono adalah model terbaru. Rekanan sengaja mendatangkan langsung atau mengimpor eskalator dari Tiongkok.
Dari segi kualitas dan model, eskalator seharga Rp 1,3 miliar tersebut mirip dengan pusat perbelanjaan modern atau mal. Sehingga, Pasar Baru Kertosono nanti seperti mal.Saat ini, kata Gunawan, finishing Pasar Baru Kertosono sudah tuntas. Pengerjaan hanya pada pemasangan eskalator. Karena itu, pihaknya optimistis jika Pasar Baru Kertosono bisa ditempati pedagang pada 1 Januari 2024.
Terpisah, pengawas proyek Pasar Kertosono M. Yusuf Nur mengatakan, pemasangan eskalator baru dilaksanakan kemarin. Karena dua escalator membutuhkan ruang yang luas. Belasan los harus dibongkar untuk tempat dua escalator. Selain itu, teknisi dari Surabaya juga libur Natal. “Sekarang masih proses pemasangan escalator,” ujarnya.
Yusuf mengatakan, tidak ada kendala yang berarti di pemasangan dua eskalator. Semua bisa dilakukan dengan baik. Karena teknisi yang memasang escalator adalah orang-orang profesional.
Untuk itu, Yusuf optimistis pemasangan dua escalator bisa selesai tepat waktu. Yaitu, sebelum pergantian tahun. Sehingga, pedagang Pasar Baru Kertosono bisa kembali berjualan per 1 Januari 2024.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk