Ketua Tanfidizyah PCNU Nganjuk KH. M. Hasyim Affandi yang meluncurkan buku tersebut. Bersamaan dengan halalbihalal PCNU Nganjuk di Masjid Al Kautsar, Desa Kudu, Kertosono.
Menurut Abah Hasyim, buku tersebut telah diidamkan pengurus PCNU Nganjuk sejak lama. Akhirnya pada Desember lalu, PCNU Nganjuk mulai serius menggarap buku tersebut melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam).
“Lakpesdam kemudian meminta rekomendasi Pengurus Wilayah NU Jatim untuk menggali informasi di Gresik tentang NU secara keseluruhan. Termasuk NU di Nganjuk,” ungkapnya.
Hasilnya, usai kerja keras dalam menggali informasi dan penyususunan, buku tersebut rampung. Bulan Suci Ramadan kemarin konsepnya telah tersusun rapi. Namun belum dalam bentuk cetakan. “Alhamdulillah hari ini (kemarin) akhirnya resmi kita launching,” tandasnya.
Baca Juga: Padepokan Al Ubaidah Raih Juara Umum 2, Merajai di Kejurkab Persinas ASAD Kabupaten Nganjuk
Lebih jauh, kiai berkacamata ini mengatakan, buku yang dilaunching tersebut sangat menarik dibaca. Karena berisi kiprah para ulama maupun Nahdliyin di Kota Angin. Rentang waktunya sejak NU belum berdiri hingga NU masa kini.
Abah Hasyim mengatakan, buku tersebut masih dalam jumlah terbatas. Jika masyarakat maupun pengurus PCNU Nganjuk berkenan memiliki, maka dapat memesan. “Insya Allah isinya semoga bermanfaat bagi kita. Dan ini bukti PCNU Nganjuk tidak kalah dengan daerah sekitar,” tandasnya.
Untuk diketahui, kegiatan halalbihalal berlangsung khidmat.
Acara dihadiri ratusan orang. Mereka adalah para pengurus PCNU Nganjuk dari berbagai tingkatan. Baik syuriah maupun tanfidziyah. Mulai tingkat cabang, wakil cabang, hingga ranting dari seluruh Kabupaten Nganjuk.
Baca Juga: Memperingati Hardiknas, Seluruh Pelajar di Kota Angin Kompak Memakai Baju Adat
Acara juga diikuti para tamu undangan. Seperti jajaran forkopimda dan forkopimcam setempat, maupun mitra PCNU Nganjuk. Adapun tausiyah disampaikan oleh KH. Dr. Zulfa Mustofa selaku Wakil Ketua Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama.