Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ini Cara Pebisnis Rongsok Memilih Barang Bekas untuk Dijadikan Cuan

Novanda Nirwana • Senin, 10 Februari 2025 | 17:55 WIB
Photo
Photo

TIDAK semua barang yang didapat pemulung dapat dijual ke pengepul. Ada barang yang dapat dijual dan tidak.

Maka dari itu, para pengepul dan pemulung harus pintar-pintar dalam memilih dan memilah barang bekas.

Pemulung tugasnya mengumpulkan sampah dari berbagia tempat. Nantinya pemulung akan mengumpulkan barangnya terlebih dahulu.

Jika nantinya sudah banyak, pemulung akan membawanya ke pengepul untuk dijual.

Rumah pengepul biasanya dipenuhi bak dan karung besar. Barang itu digunakan untuk tempat memilah dan memilih barang dari pemulung.

“Ini saya pisah-pisah dulu, plastik, kardus, besi, kalau dari pemulung kan dijadikan satu,” papar Gempariono, pengepul asal Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk.

Letak rumahnya pun di dekat rumah warga Desa Kedungdowo. Di samping rumahnya terdapat banyak barang-barang bekas. Di antaranya sepeda bekas, kulkas, hingga kardus.

“Kemarin habis diambil orang, bawa truk kesini,” ujarnya.

Tak butuh waktu lama dia menjual barang yang didapat. Kadang satu minggu sekali bahkan dua minggu sekali barangnya diambil.

Namun, sebelum diambil dia harus memilah-milah barangnya. Seperti besi, kardus, hingga plastik.

“Kalau dari pemulung saya beli semua, tapi habis itu dipilah-pilah sendiri,” tandasnya.

Menurutnya, meski sampah dan rosokan yang dia bawa dari pemulung, tidak semuanya bisa terjual.

Ada jenis sampah yang bernilai ekonomis diantaranya besi, bak, ember, kardus, tv bekas, sanyo, kulkas rusak, hingga mesin cuci.

Salah satu pemulung, Jamiran, 63, juga tidak semua jenis sampah ia jual kepada pengepul. Ia lebih memilah-milah sampah terlebih dahulu sebelum dijual ke pengepul.

“Kalau dapetnya sedikit ya saya taruh rumah dulu, kalau sudah banyak baru saya jual,” paparnya. (nov/wib)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#rongsokan #memilah dan mengelola sampah #pengepul #nganjuk #pemulung #barang bekas